News Room, Rabu ( 15/06 ) Harga elpiji ukuran 3 kilogram di Pulau/Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dibulan puasa tahun 2016, ditingkat pedagang tembus Rp. 35.000,00. Akibatnya, di pengecer mencapai Rp. 40.000,00 hingga Rp. 45.000,00.
Harga elpiji 3 kilogram itu melampuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET). Sebab, untuk Masalembu HET elpiji 3 kilogram sebesar Rp. 25.000,00.
"Naiknya harga elpiji 3 kilogram itu terjadi sejak awal puasa yang di pengecer sudah Rp. 40.000,00. Cukup tinggi dibanding sebelum puasa yang hanya Rp. 25.000,00 per- elpiji,"kata Jupri, warga Pulau/Kecamatan Masalembu, Rabu (15/06).
Ia berharap harga elpiji tersebut bisa kembali normal, karena menjadi kebutuhan sehari-hari. "Kalau dibiarkan, maka menjeleng lebaran harga elpiji 3 kilogram ini bisa mencapai Rp. 70.000,00. Karena stok menipis,"terangnya.
Sementara Kepala Sub Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Suhermanto, menuturkan, bahwa HET elpiji 3 kilogram bagi Kecamatan/Pulau Masalembu sebesar Rp. 25.000,00.
"Harga itu kita disesuaikan, sebab ada dana transportasi menuju Pulau Masalembu. Jadi memang berbeda dengan wilayah daratan,"tegasnya.
Ia mengungkapkan, mestinya harga elpiji 3 kilogram itu harus mengacu pada ketentuan, apalagi di wilayah Kecamatan/Pulau Masalembu.
"Kalau sampai Rp. 35.000,00 di tingkat pedagang, berarti tidak mengindahkan ketentuan HET. Kita akan coba kroscek informasi tersebut,"ungkapnya.
Ia menegaskan, yang pasti, kebutuhan elpiji 3 kilogram di wilayah kepulauan Sumenep akan aman-aman saja hingga lebaran nanti.
"Pertamina sudah menyetujui pengajuan penambahan kuota elpiji 3 kilogram hingga 38 persen,"pungkasnyà. ( Nita, Esha )