Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 19-10-2011
  • 829 Kali

Harga Sapi Anjlok, Anggota Dewan Minta Hentikan Impor Sapi Luar

News Room, Rabu ( 19/10 ) Harga sapi di Madura khususnya di Kabupaten Sumenep, dalam beberapa bulan terakhir ini belum menunjukkan kenaikan yang signifikan. bahkan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya harga sapi di Madura khususnya di Kabupaten Sumenep sangat turun drastis. sehingga, banyak pedagang maupun peternak sapi yang merasa rugi ketikamenjual sapi pada saat ini jika dibandingkan dengan harga pembelian sebelumnya. Samiudin (66th) salah seorang pedagang sapi di Desa Bangkal Kecamatan Kota Sumenep mengakui, merosotnya harga sapi kali ini membuat para pedagang dan peternak sapi lesu. Sebab, jika harga sapi yang dibeli sekitar 6 bulan lalu saat ini harganya relatif sama, bahkan hanya bisa naik sedikit dari harga membelinya. "Padahal, jika dalam enam hingga satu tahun para pedagang peternak bisa menghasilkan seperempat hingga setengah dari harga sapi ketika membeli,"ujar Samiudin. Sementara salah seorang anggota DPRD Sumenep asal Kepulauan Sapudi, Abdurrahman juga mengakui sebelumnya sapi-sapi di Madura selalu menjadi patokan sapi luar Madura. Sebab, sapi Madura dinilai sangat bagus dan bisa bersaing dengan sapi diluar Madura. Namun, belakangan ini, harga sapi di Madura merosot tajam. Hingga diperkirakan turun 50 persen. Padahal, pada tahun sebelumnya, utamnanya jika mendekati Hari Raya Idul Adha, harga sapi bisa melambung tinggi. "Merosotnya harga sapi , bukan karena warga yang kesulitan mencari rumput akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Akan tetapi, dikarekanakan sapi impor yang mulai dikirim ke Jawa Timur. yang mengakibatkan, ketersedian dan permintaan akan daging sapi menjadi sulit dikontrol,"ujarnya. Hingga ujung-ujungnya harga sapi menjadi anjlok. meskipun di Jwa Timur sendiri sudah pengeluarkan surat untuk pembatasan impor sapi, namun, rupanya ada oknum tertentu yang tetap melakukan impor secara diam-diam, sehingga mengakibatkan anjloknya harga sapi Madura dan merugikan masyarakat Madura itu sendiri. "Kami berharap ada tindakan tegas oleh pihak terkait terhadap oknum pelaku yang sewenang-wenang dan membuat perekonomian di Jawa Timur khususnya di Madura menjadi lesu seperti ini,"pungkasnya. ( Ren, Esha )