Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 05-09-2009
  • 489 Kali

Harga Sembako Di Daratan Naik, Di Pulau Sepudi Malah Murah

News Room, Sabtu ( 05/09 ) Sistem perdagangan di beberapa wilayah di Kabupaten Sumenep tidak bisa diprediksi sama, sebab di Kabupaten Sumenep yang memiliki banyak kepulauan ini jelas mempengaruhi perbedaan harga barang, khususnya berbagai kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako). Yang terjadi, banyak dibeberapa kepulauan di Sumenep jauh lebih mahal ketimbang dengan harga sembako di Daratan. Namun, malah berbeda dengan harga sembako kepulauan Sapudi. Bahkan, ketika terjadi kenaikan sejumlah harga sembako di pasar mulai merangkak naik, justeru di Kepulauan Sepudi hampir tidak terjadi kenaikan sama sekali. Bayangkan, jika gula pasir di Pasar Anom Baru Sumenep mencapai Rp. 10.000,00, ternyata di Pasar Gayam Pulau Sapudi paling mahal harganya berkisar Rp. 9.000,00 begitupan dengan harga beras, minyak goreng, dan berbagai sembako lainnya. "Memang terlihat aneh, namun begitulah kenyataannya. Padahal, para pedagang juga banyak yang belanja ke daratan. Namun hampir sebagian besar para pedagang sembako di Pulau Sapudi itu justeru membeli di grosir Kabupaten Situbondo dan pasar di Jawa bagian timur lainnya,"ujar salah seorang tokoh masyarakat Pulau Sapudi, H. Abd. Rahman. Menurut anggota DPRD Sumenep ini, dirinya tidak mengada-ada soal harga sembako di tempat kelahirannya itu. Sebab, menurut anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa ini, dirinya dirumahnya juga berjualan sembako kecil-kecilan. Hanya saja, kemungkinan menurut Rahman, karena sekali pedagang disana membeli dagangannya di grosir dalam bentuk banyak, sehingga ketika di daratan sudah ada kenaikan, disana justeru masih tenang-tenang saja. ( Ren, Esha )