News Room, Kamis ( 24/03 ) Para petani di Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep, saat ini mulai sumringah, karena hasil pertanian padi dilahan pertaniannya yang banyak berada disekitar Bandara Trunojoyo itu sebagian besar sudah mulai dipanen. Salah seorang yang mengaku senang dengan hasil panennya yang ternyata bagus dan berbiji, Abd. Rahman (58). Sebab, kekhawatiran sejumlah petani, karena cuaca dalam beberapa bulan terakhir memang seperti kurang bersahabat. “Bayangkan, kadang terjadi hujan lebat selama seminggu dan kemudian dalam beberapa hari panas yang menyengat, namun ternyata itu tidak banyak berdampak buruk untuk tanaman padi,â€ujar Rahman. Meskipun diakui pria yang memiliki uban hampir seluruh rambutnya ini, dalam pemeliharaan tanaman padinya memang lebih ekstra dari musim-musim sebelumnya. Sebab, ketika padinya terlalu banyak air tergenang juga kurang bagus bagi pertumbuhannya. Hampir setiap hari selalu memantau pertumbuhan padinya dan membuang air ketika banyak menggenangi pematang sawah. Disamping itu, yang paling dikhawatirkan ketika padi mulai menguning, yakni burung pemakan padi. Sedangkan hama tikus yang banyak dikeluhkan petani di beberapa wilayah tidak terjadi di lahan pertanian yang ada di Desa Pabian dan sekitarnya. Namun, untuk melaksanakan penanaman kembali saat ini beberapa petani masih menunggu cuaca stabil. “Yang kami harapkan para petani, meskipun pertanian padi kali ini cukup berhasil diharapkan harga gabah tidak sampai terjadi penurunan yang mengakibatkan petani merugi,â€pungkasnya. ( Ren, Esha )