Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 19-02-2009
  • 370 Kali

Hasil Produksi Tanaman Sri Lebih Memuaskan Petani

News Room, Kamis (19/02 ) Hasil produksi pertanian dibeberapa Desa di Kecamatan Kota yang menggunakan program Demplot Sistem Pece Incluscation (SRI) akan memperoleh hasil yang memuaskan. Sebab, dalam pelaksanaan demplot tahun sebelumnya yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani Sumber Hasil Desa Paberasan, hasilnya sangat mengembirakan. Hal tersebut diakui Penyuluh Pertanian Kecamatan Kota, Agus Salam, SP ketika ditemui News Room di Kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, Kamis (19/02). Menurutnya, saat ini ada beberapa Desa lainnya yang melakukan demplot Program SRI ini, seperti di Desa Pangarangan, Kolor, Kacongan dan Desa Kebunagung. “Rata-rata setiap Desa menanam demplot tanaman padi sekitar 0,5 hektar, sedangkan di Desa Paberasan sudah menanam sekitar 14 hektar, karena hasil demplot sebelumnay cukup berhasil,”ujar Agus Salam. Ditambahkan, jika nantinya pada panen raya sekitar akhir Maret 2009 mendatang ternyata benar-benar dapat lebih meningkatkan produksi padi, maka di Desa lainnya yang memiliki lahan pertanian bagus akan mengikuti jejak petani yang sudah merasakan hasil pertaniannya. Sementara Sekretaris Kelompok Tani Sumber Hasil Desa Paberasan, Usman mengaku sudah merasakan nikmatnya menanam padi Hibrida yang menghasilkan keuntungan cukup besar bagi petani, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Karena itu, saat ini banyak petani yang berbondong-bondang melaksanakan pola tanam melalui program SRI ini. Bahkan, dimusim kemaraupun petani tetap memilih menanam padi daripada memaksakan diri untuk menanam tembakau di lahan sawah, sementara harganya tidak cocok dengan jerih payahnya, sehingga saat ini petani sudah tidak lagi melirik tanaman tembakau, karena sudah dapat memaksimalkan hasil pertanian padi yang lebih baik. “Pada saat panen raya tahun lalu, para petani seperti mendapat angin surga. Dengan hasil panen yang perbandingannya, jika sebelumnya terkadang petani hanya menghasilkan 7 ton, saat itu bisa memperoleh 10,5 ton. Disamping itu kwalitas beras juga lebih banyak, padat, bersih dan rasanya lebih enak,”pungkasnya. ( Ren, Esha )