Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 05-05-2015
  • 318 Kali

Hindari Masalah, Distrbusi Raskin Harus Ditebus Setiap Bulan Sekali

News Room, Rabu ( 06/05 ) Untuk menghindari penyimpangan penyaluran raskin (beras untuk masyarakat miskin) oleh beberapa pihak, dalam melakukan penebusan raskin di Gudang Dolog Sumenep, tidak lagi dilakukan penebusan secara bersama dalam beberapa bulan, namun hanya disalurkan untuk bulan pertama saja.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Sub Divisi Regional (Divre) Bulog Madura, Amrullah kepada wartawan, Rabu (06/05).

Menurutnya, indikasi penyimpangan yang terjadi sebelumnya, menjadi salah satu alasan distribusi raskin untuk Madura oleh Gubernur Jawa Timur dipending beberapa waktu lalu.

“Alasannya lagi, karena terbatasnya kemampuan masyarakat miskin, jika misalnya harus menebus 3 bulan secara langsung,”ungkapnya.

Menurutnya, penebusan raskin yang biasa dilakukan 3 bulan secara langsung selama ini, diakui telah memberikan beberapa persoalan, sehingga dengan kebijakan baru tersebut dapat meminimalisasi berbagai persoalan yang terjadi.

Seperti halnya, berkaitan dengan penyediaan stok beras di Gudang Bulog sengaja diploting untuk satu bulan, sehingga meminimalisir tidak tersalurkannya raskin untuk bulan-bulan berikutnya.

Karena masyarakat miskin bisa menerima setiap bulan, bukan hanya setiap bulan sekali seperti yang terjadi selama ini, yang terkadang dalam 3 bulan hanya menerima satu bulan saja.

Yang jelas tegas Aminullah, pendistribusian raskin juga dilakukan secara terbuka, yakni dengan megundang Tim Koordinasi (Timkor) Raskin, baik tingkat Kabupaten hingga Desa, sehingga bisa dilakukan pengecekan atau bahkan memilah kualitas raskin yang akan diterima.

“Kalau misalnya pendistribusi raskin ditemukan tidak layak konsumsi, harus dikembalikan, dan kami siap mengganti beras, bahkan biaya angkut pengembalian raskin,”tandasnya. ( Ren, Esha )