News Room, Selasa ( 20/11 ) Pelaksanaan imunisasi DPT (Difteri) terhadap anak umur 2 bulan hingga 15 tahun di Kabupaten Sumenep, baru mencapai 51 persen atau 112.887 anak dari 221.073 jumlah sasaran. Padahal pelaksanaannya akan berakhir pada tanggal 24 Nopember 2012. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, dr. Hj. Jetty Nurdiah Ningrum, M.Si menjelaskan, rendahnya cakupan imunisasi DPT itu disebabkan adanya anak yang sekolah diluar desanya, seperti anak di desa A sekolah didesa B dan pada waktu pelaksanaan imunisasi anak tersebut tidak ada, karena sedang bersekolah. “Kendala itu akan kami evaluasi dan kalau memang anak tersebut tidak bisa diimunisasi, petugas kami akan mendatangi langsung rumah anak yang bersangkutan,”kata Jetty dikantornya, Sumenep, Selasa (20/11). dr. Jetty mengungkapkan, kendala itu tidak menjadi persoalan yang mendasar, sebab dipastikan bisa dicarikan solusinya. Pada pelaksanaan imunisasi terdahulu, kendala yang sering terjadi adalah orang tua anak tidak mau anaknya diimunisasi karena minimnya pengetahuan orang tua, namun hal seperti itu tidak lagi ditemukan dimasyarakat. “Jadi, orang tua sekarang sudah mulai mengerti pentingnya imunisasi, termasuk imunisasi DPT. Hanya saja, kendala saat ini adalah anak tidak sekolah didesanya sendiri, makanya kami akan kroscek, jika disekolah anak tersebut belum menjadi sasaran, maka kami akan datangi langsung kerumahnya,”terangnya. dr. Jetty menambahkan, kemungkinan kurangnya cakupan imunisasi itu juga disebabkan adanya para petugas disejumlah kecamatan yang belum melaporkan ke Dinas Kesehatan seperti dikepulauan dan ada pula diwilayah daratan yang belum melaporkan. “Ada juga petugas didaerah yang belum melaporkan ke kami, baik didaratan lebih-lebih dikepulauan. Mungkin itu yang membuat cakupannya rendah,”ujarnya. Jika sampai tanggal 24 tidak selesai ? Pihaknya mengatakan, pelaksanaan imunisasi DPT itu bisa dilanjutkan hingga akhir bulan Nopember 2012 ini. Sebab, sesuai aturannya pelaksanaan imunisasi itu bisa diselesaikan hingga tanggal 30 Nopember 2012 ini. “Tapi kami tetap menggenjot pelaksanaan imunisasi ini karena kami khawatir penyakit difteri ini menyerang warga kabupaten Sumenep, untuk itu sebelum terjadi penyakit harus dicegah terlebih dahulu,”ungkapnya. Jumlah sasaran di 27 Kecamatan daratan dan kepulauan Kabupaten Sumenep umur 2 hingga 36 bulan mencapai 39.411, umur 3 bulan hingga 7 tahun berjumlah 53.745, umur 7 hingga 15 tahun mencapai 127.917. Sedangkan cakupan umur 2 hingga 36 bulan mencapai 19.818 (50 persen), umur 3 bulan hingga 7 tahun berjumlah 27.432 (51.04 persen), umur 7 hingga 15 tahun mencapai 65.637 (51.31 persen). Pelaksanaan imunisasi DPT dikabupaten Sumenep secara serentak di 27 Kecamatan itu dimulai sejak tanggal 12 Nopember dan akan berakhir pada tanggal 24 Nopember 2012. ( Nita, Esha )