Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 03-09-2014
  • 433 Kali

Inflasi Sumenep Bulan Agustus Sebesar 0,31 Persen

News Room, Rabu ( 03/09 ) Pada bulan Agustus 2014, Sumenep mengalami inflasi sebesar 0,31 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,53. Laju inflasi Sumenep lebih rendah dari Jawa Timur sebesar 0,37 persen, dan nasional sebesar 0,47 persen. Kepala BPS Kabupaten Sumenep, Suparno menjelaskan, sesuai data, Inflasi Agustus ini menurun dibandingkan bulan Juli 2014 sebesar 0,89 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,53. "Inflasi terjadi, karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran di bidang kelompok bahan makanan sebesar 0,07 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 1,00 persen,"kata Suparno, Rabu (03/09). Selain itu, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,34 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,74 persen, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,69 persen. Sedangkan kelompok sandang mengalami penurunan harga sebesar 0,15 persen, kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,07 persen. “Komuditas yang memberikan andil terbesar terjadinya inflasi adalah udang basah, rokok kretek, pisang, rokok kretek filter, daging ayam kampung, sekolah dasar, mei, tarif listrik dan jeruk,”terangnya. Ia mengungkapkan, dari 6 Kabupaten/Kota yang mengalami inflasi di Jawa Timur, Sumenep merupakan peringkat ke 4 setelah Madiun, Malang dan Surabaya yang mengalami inflasi tertinggi. “Kalau tingkat inflasi tahun kalender bulan Agustus 2014 sebesar 3,05 persen, dan tingkat inflasi tahun ke tahun, sebesar 2,66 persen,”ungkapnya. ( Nita )