News Room, Senin ( 07/01 ) Koperasi Jasa Keuangan Syariah Baitul Maal wat Tamwil Nahdlatul Ulama (KJKS BMT NU) Gapura menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) sekaligus peletakan batu pertama Kantor Pusat BMT NU Gapura, Senin (07/01) yang dihadiri Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si. Dalam kesempatan tersebut Bupati berharap, keberadaan Kantor Pusat BMT NU Gapura, dapat memberikan manfaat, khususnya kepada masyarakat Gapura dan sekitranya. Dan menjadi bukti kekompakan bersama dalam upaya melanjutkan proses pembangunan di Kabupaten Sumenep. Menurutnya, perkembangan ekonomi Islam di dunia, saat ini menggambarkan secara nyata, betapa Islam memiliki konsep ekonomi yang jauh lebih unggul dari berbagai sistem yang ada, dan telah diterapkan di belahan dunia manapun. “Ketahanan Bank dan Lembaga Keuangan Islam saat krisis adalah bukti konkrit, bahwa sistem imunitas perbankan ataupun lembaga keuangan dibangun dari sistem yang memiliki nilai-nilai keadilan dan akuntabilitas,”ujarnya. Sebab, tegas Bupati, ekonomi Islam punya konsep yang tidak hanya untuk kepentingan memaksimalkan pertumbuhan ekonomi, kemakmuran dan tingkat konsumsi. Tetapi, visi besarnya bermuara pada terciptanya masyarakat yang makmur secara materiil, dibarengi dengan kemajuan spiritual, terciptanya persaudaraan antar sesama, keharmonisan keluarga dan sosial. Diakui pula, keberadaan BMT NU tentu menjadi angin segar bagi pengembangan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Sumenep. Karena itu, BMT NU harus memberikan sumbangsih nyata bagi perkembangan ekonomi masyarakat Sumenep. Sebab, ditengah gejolak ekonomi global saat ini harus dibarengi oleh kesiapan masyarakat untuk meminimalisir terjadinya dampak krisisi ekonomi yang bakin besar. “Saya berharap BMT NU terus dikelola secara baik, SDM-nya handal dan dari sisi manajemen harus profesional, serta pengurusnya kompak dan tak kalah dengan lembaga-lembaga lainnya,”tambahnya. ( Ren, Esha )