Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-10-2012
  • 495 Kali

Jajaran Polres Sumenep Amankan 17 Tersangka Narkoba

News Room, Rabu ( 24/10 ) Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, bekerja ekstra dalam memberantas kasus penggunaan obat-obatan terlarang, seperti narkoba. Sejak Januari hingga pertengahan Oktober 2012 ini, sudah tercatat 17 tersangka narkoba yang berhasil diamankan polres setempat. Dari 17 tersangka itu, 2 diantaranya perempuan yang tertangkap tangan saat pesta narkoba jenis shabu. Kapolres Sumenep, AKBP Dirin menjelaskan, jumlah tersangka untuk kasus narkoba yang sudah ditangkap itu, masih jauh dari target. Karena, pengungkapan kasus ini mulai Januari sampai pertengahan Oktober 2012 hanya 10 kasus saja. “Padahal, kami menargetkan tiap bulan bisa mengungkap minimal 2 kasus narkoba. Sedangkan, saat ini kami baru bisa mengungkap 10 kasus dengan 17 tersangka. Itu pun terhitung sejak Januari hingga pertengahan Oktober 2012,”kata Kapolres Sumenep, Rabu (24/10). Kendala terbesar dalam pengungkapan kasus narkoba adalah membutuhkan biaya cukup besar, karena aparat kepolisian harus menciptakan tempat kejadian perkara (TKP), dengan memancing pemakai narkoba dan juga harus berpura-pura sebagai pembeli, baru bisa menangkapnya. “Itu pun terkadang tidak berhasil. Kalau operasi kita bocor, ya hanguslah tidak bisa menangkap mereka. Jadi, selama ini belum pernah kami meringkus tersangka saat transaksi narkoba. Pasti kami yang selalu menciptakan TKP dengan memancing mereka, entah berpura-pura sebagai pembeli maupun pemakai,”terangnya. Jika dilihat dari lokasi penangkapan tersangka, kata Kapolres, penyebaran narkoba sudah merata diwilayah Kabupaten Sumenep, khususnya daratan. “Penyebaran narkoba diwilayah daratan Sumenep sudah merata, bahkan kepulauan. Meskipun sebagian besar tersangka tertangkap saat memakai maupun mengedarkan barang haram di daratan, namun ada juga yang merupakan warga kepulauan,”ujarnya. Kapolres mengungkapkan, untuk sementara pengungkapan kasus narkoba memang terpusat diwilayah daratan saja. Sedangkan diwilayah kepulauan terkendala sarana dan biaya operasional. “Medan di kepulauan itu cukup berat, ditambah terbatasnya transportasi laut. Sehingga, kami kesulitan mengungkap kasus narkoba di Kepulauan Sumenep. Tapi, seluruh jajaran Polsek kepulauan, kami instruksikan agar selalu mewaspadai terhadap peredaran narkoba di daerahnya,”ungkapnya. (Nita, Esha)