Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-10-2007
  • 654 Kali

Jalani Ramadhan Tanpa Tendensi

Sumenep-Kominfo News Room : Beribadah kepada Allah SWT, janganlah dilandasi dengan tendensi apapun. Utamanya di bulan suci Ramadhan, ikhlaskan semua hanya untuk Allah semata. Ustadz Taufiqurrahman mengatakan hal tersebut, Minggu sore (07/10), saat memberikan siraman rohani kepada staf dan karyawan RSD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep dan anak yatim piatu, pada acara buka puasa bersama di Musholla Al-Hasanah RSD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Pada kesempatan tersebut, Ustadz Taufiq juga mengatakan, bulan suci Ramadhan disebut juga dengan bulan puasa, bulan kasih sayang, atau bulan yang penuh dengan ampunan. Di bulan suci ini pula Allah menurunkan Al-Qur’an pertama kali, bertepatan dengan turunnya Lailatul Qadar atau malam seribu bulan. Ustadz Taufiq menambahkan, akhir-akhir ini berkembang pemahaman sesat yang ingin menghancurkan kemurnian Al-Qur’an. Adalah tugas kaum Mulismin tua dan muda untuk menjaga kemurnian Al-Qur’an. Ditegaskannya pula bahwa Al-Qur’an yang ada saat ini adalah Al-Qur’an yang asli. Untuk menjaga tetap lestarinya Al-Quran, Ustadz Taufiq meminta kepada seluruh umat Islam untuk terus membaca, mengkaji, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupannya sehari-hari. Sementara itu, saat ditemui disela acara buka bersama, Kepala RSD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. H. Dzulkifli Machmud, M.Si mengatakan, kegiatan buka bersama ini merupakan acara rutin yang dilaksanakan setiap tahun, dengan mengundang anak yatim piatu dari beberapa panti asuhan. Selain kegiatan buka bersama, kegiatan keagaamaan yang dilakukan oleh staf dan karyawan RSD Dr. H. Moh Anwar antara lain adalah sholat Tarawih berjemaah, sholat Tasbih, dan Tadarus Al-qur’an. Pada acara tersebut pihak RSUD bekerjasama dengan NSP (Ngadek Sodek Parjuga) mengundang 120 yatim piatu, masing-masing dari panti asuhan Salsabila, Istiqomah, Muhammadiyah dan panti asuhan Pantai Harapan Sumenep. Acara buka bersama tersebut turut dimeriahkan sajian musik dzikir Sanggar Lentera STKIP-PGRI Sumenep, dan kolaborasi puisi yang dibacakan oleh Fauzi PTT dan Yanti, juga dari komunitas Teater Sanggar Lentera. ( Adjie, Esha )