Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 02-07-2007
  • 519 Kali

Jatim Berpeluang Hujan Pada Malam Hari

Sumenep-Kominfo News Room : Meski sudah memasuki musim kemarau, di Jawa Timur bukan berarti tidak ada hujan. Hujan diprakirakan masih akan mengguyur beberapa wilayah di Jawa Timur, pada malam menjelang pagi hari, dengan intensitas ringan. Kepala Seksi Data dan Informasi BMG Juanda Surabaya, Drs. Endro Tjahyono, saat dikonfirmasi, Senin (02/07) mengatakan, sifat hujan yang turun pada malam menjelang pagi hari itu merupakan ciri-ciri yang wajar dalam masa peralihan musim penghujan ke musim kemarau. Selain itu, peluang hujan ini juga dipengaruhi adanya La Nina, sehingga menyebabkan musim kemarau pada saat ini, bersifat kemarau basah yang ditandai dengan masih adanya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. “Pengaruh La Nina ini diperkirakan akan berlangsung hingga oktober 2007,” ujarnya. Dikatakan Endro, berdasarkan analisa medan angin dan pantauan data citra satelit terakhir, tampak pertumbuhan awan di wilayah Jawa Timur agak berkurang, namun untuk daerah pegunungan dan daerah pantai pertumbuhan awan masih relative banyak. Angin umumnya bergerak dari arah timur dan selatan, dengan kecepatan 0,5-50 km/jam. Suhu udara 17-33 derajat celcius. Daerah yang berpeluang hujan, meliputi Jatim bagian selatan yakni Banyuwangi, Jember, Lumajang, Malang, Blitar, Trenggalek, Tulunagung, dan Pacitan. Jatim bagian utara, meliputi Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Bawean, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Kalianget dan Sumenep. Sementara Jatim bagian tengah, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Madiun, Nganjuk, Kediri, Jombang, dan Mojokerto. Sedangkan Jatim bagian timur, cuaca cerah berawan, meliputi Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo dan Bondowoso. Menurut Koordinator Analisis Data BMG Maritim Perak Surabaya, Soemaryo, tinggi gelombang di Laut Jawa 1,0-2,5 meter dan Samudera Indonesia 1,0-3,0 meter. Sementara tinggi gelombang di perairan Bawean 1,0-2,5 meter, Kepulauan Kangean 1,5-3,0 meter, Selat Bali 1,0-1,5 meter dan Selat Madura 0,3-1,2 meter. Pasang air laut mencapai 140 cm terjadi pukul 11.00, surut hingga minimum 130 cm pukul 19.00. Sedangkan pada Rabu (04/07) pasang maksimum mencapai 120 cm, pukul 12.00 WIB dan surut minimum 120 cm pukul 20.00 WIB. ( JNR, Esha )