News Room, Senin ( 13/08 ) Transaksi pengiriman uang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Kabupaten Sumenep, mengalami peningkatan menjelang Lebaran hingga tembus Rp. 6 milyar lebih. Kepala Kantor PT. Pos Sumenep, Suhartono Anton Sujarwo, menjelaskan, kenaikan pengiriman uang TKI melalui jasa pengiriman “Western Union”itu, mencapai 40 persen. “Kalau sebelumnya berkisar Rp. 4,6 milyar, nah mendekati lebaran sampai H-7, terhitung Sabtu (11/08) kemarin, mencapai Rp. 6,5 milyar lebih. Ada kenaikan sekitar Rp.1,8 milyar,”kata Anton, di Sumenep, Senin (13/08). Pengiriman uang TKI tersebut, terbesar dari Malaysia dan Singapura. Ditambah dari Arab Saudi, namun nilainya tidak begitu besar. “TKI asal Kabupaten Sumenep memang mendominasi berada di Negara Malaysia dan Singapura, kalau melihat banyaknya transaksi pengiriman uang melalui Western Union,”terangnya. Anton mengungkapkan, selain itu transaksi pengiriman lewat Wesel Instan juga meningkat sampai 38 persen. Diikuti pembayaran yang dilakukan PT. Pos naik 40 persen. “Pada bulan Juli 2012 kemarin, pengiriman wesel instan tercatat 2.482 transaksi. Sedangkan, menjelang lebaran ini naik 38 persen, menjadi 3.425 transaksi. Sementara, pembayaran yang harus dilakukan PT. Pos sebelumnya tercatat 4.472 transaksi, sekarang naik 6.260 transaksi,”ujarnya. Untuk pengiriman barang atau paket, akta Anton, juga mengalami pe-ningkatan 50 persen, yang sebelumnya 503 naik 754 paket. “Kemungkinan warga yang ingin mudik tidak mau repot dengan barang bawaannya. Makanya, dikirim terlebih dahulu,”ungkapnya. ( Nita, Esha )