Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-07-2015
  • 964 Kali

Jelang Lebaran, Sejumlah Bahan Pokok Di Pasar Tradisional Naik

News Room, Senin ( 13/07 ) Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah, sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Sumenep, mulai dipadati pengunjung. Warga mendatangi pasar tradisional untuk membeli kebutuhan lebaran. Seperti membeli bahan kue, daging, ikan dan sejumlah kebutuhan lainnya. Meningkatnya pengunjung pasar tradisional sepertinya juga berdampak dapat peningkatan harga barang-barang dari bulan-bulan sebelumnya.

Melonjaknya harga-harga khusunya barang kebutuhan pokok sepertinya tidak bisa terelakkan lagi, karena bersamaan kebutuhan masyarakat menjelang lebaran cukup banyak.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, R. Heni Yulianto membenarkan melonjaknya harga sejumlah komoditi mengalami kenaikan. Itu disebabkan karena melonjaknya kebutuhan konsumen mendekati hari raya idul fitri.

"Kami tetap melakukan pengawasan terhadap keberadadan pasar-pasar tradisional disejumlah tempat, sebagai bentuk pelayanan kami.," ungkapnya.

Dijelaskan, saat ini harga daging ayam kampung di Pasar Tradisional Sumenep, naik drastis, yang biasanya hanya berkisar Rp 65.000,00 per-kilogram, saat ini harga tertinggi mencapai Rp. 80.000,00 per-kilogram.

Selain itu, sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga yakni cabai kecil dari Rp. 11.000,00 menjadi Rp. 15.000,00 per-kilogram. Telur ayam ras, dari Rp. 15.000,00 menjadi Rp. 18.000,00 per-kilogram.

Untuk beras premium merk Ikan Paus kemasan 25 kilogram dibandrol seharga Rp 230.000,00. Beras merk Lima Jaya super seharga Rp. 210.000,00 per 25 kilogram.

Sementara itu ada juga sejumlah bahan yang tidak tidak mengalami kenaikan harga yakni minyak goreng curah, tetap Rp. 11.000,00 per-kilogram, gula pasir lokal Rp. 11.500 per-kilogram dan gula pasir impor Rp. 12.500 per kilogram.

”Kenaikan harga ini masih relatif normal, bahkan saat ini sejumlah komiditas ada yang mengalami penurunan harga,”tambahnya ( Ren, Esha )