News Room, Kamis ( 17/07 ) Menjelang hari raya Idul Fitri 1435 Hijriyah, Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep terus melakukan pemantauan ke sejumlah peternak dan pedagang daging. Kegiatan tersebut rutin dilakukan petugas dilapangan, bahkan pengawasan akan semakin ditingkatkan pada H-4 dan H-5 lebaran, yang biasanya banyak penyembelihan hewan. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep, Ir. Arif Rusdi, kepada News Room, Kamis (17/07) mengakui, hingga saat ini dari sisi stok daging khususnya di Kabupaten Sumenep tetap aman, ditunjang dengan jumlah sapi terbanyak di Indonesia, memang di Sumenep. “Jadi, soal stok daging jangan kawatir, dari sisi kesehatan melalui hasil sidak di lapangan, tidak ditemukan daging rusak maupun tidak sehat,”ungkapnya. Bahkan, diakui Arif Rusdi, ditempat-tempat pemotongan hewan, petugas memeriksa terlebih dahulu setiap hewan yang akan dipotong, sehingga dari rumah potong hewan, daging benar-benar sehat dan aman untuk dikonsumsi. Dijelaskan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 tahun 2009, konsumen berhak mendapatkan daging yang sehat dan aman, sehingga pihaknya berharap kepada para pedagang maupun pemilik ternak untuk tidak menjual hewan maupun daging yang tidak sehat kepada masyarakat. “Jika ditemukan ada pedagang yang menjual daging busuk dan semacamnya tentu akan dikenakan sanksi sesuai perbuatannya,”tambahnya. ( Ren, Esha )