News Room, Selasa ( 26/08) Setelah sukses meraih supremasi kebersihan Adipura tahun 2008, Kabupaten Sumenep terus melakukan berbagai terobosan untuk terus mempertahan predikat sebagai kota bersih. Setelah me-launcing program Jum’at Bersih (Green Friday), dan mengkampayekanya kepada masyarakat melalui pengerahan seluruh staf di jajaran Pemkab, Pemkab Sumenep berencana menyiapkan areal atau kavling yang tersebar di berbagai tempat untuk dikelola oleh masing-masing satker, sehingga dapat memperindah pemandangan kota. Wakil Bupati Sumenep Drs. H. Moch Dahlan, MM menegaskan hal tersebut, dalam rapat persiapan penilaian adipura tahap pertama 2008/2009, di ruang rapat Aria Wiraraja Kantor Bupati Sumenep, Senin (26/08) kemarin. Selanjutnya Wabub mengatakan, sebelum masa reformasi pemerintah dan masyarakat bahu-membahu dalam upaya pelestarian lingkungan. Namun, setelah reformasi hal tersebut sulit sekali dilakukan. Untuk itu, kesadaran masyarakat harus digugah, yaitu dengan cara aparat pemerintah memberikan contoh terlebih dahulu. “Saya yakin ini akan berhasil dan efektif. Kerja sama itu yang akan Pemkab Sumenep bangun kembali melalui berbagai rangsangan. Karena tanpa peran serta masyarakat, kebersihan lingkungan akan sulit terwujud,†tegas H. Dahlan Selain rencana pembagian kavling lahan bersih-bersih, dalam menghadapi penilaan tersebut juga H. Moch Dahlan juga menghimbau pembenahan di lembaga-lembaga pendidikan, pasar dan daerah aliran sungai. “karena areal-areal tersebut mempunyai bobot besar dalam penilaan adipura†pungkasnya. (Gun,Adjie)