News Room, Rabu ( 21/10 ) Menghadapi pelaksanaan Pemilihan Bupati (Pilbup) Sumenep 14 Juni 2010 mendatang, sejumlah partai politik (parpol) mulai mengumpulkan beberapa nama kandidat untuk diusung menjadi bakal calon bupati (bacabup) melalui kendaraan politiknya. Pengumpulan nama kandidat terebut sudah dilakukan DPC Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDI-P) Sumenep. Beberapa nama bakal calon Bupati (bacabub) telah diusulkan ke DPD PDI-P Jawa Timur, karena DPC tidak mempunyai kewenangan untuk mengusung Bacabup. Ketua DPC PDI-P Sumenep, Hunain Santoso mengatakan, pihaknya hanya mengusulkan nama Bacabup maupun Bacawabup. Sesuai mekanisme yang ada, pengusung pasangan Bacabup dan Bacawabup pada Pilbup nanti, harus memenuhi 15 persen suara, sedangkan PDI-P Sumenep tidak mencapai 15 persen, maka hanya berhak mengusulkan nama-nama saja. “Kami Sudah mengusulkan 3 nama Bacabup dan 9 Bacawabup kepada DPD PDI-P. Kemudian disampaikan ke DPP untuk ditetapkan siapa saja yang pantas diusung pada Pilbup 2010 mendatang,†terang Hunain, pada wartawan dikantornya, Rabu (21/10). Ia menjelaskan, dari 3 nama bacabup yang diusulkan tersebut, selain dari kader PDI-P sendiri, juga ada dari profesional. “Apapun keputusan DPP, kami akan laksanakan. Kami yakin, bacabup yang akan ditetapkan merupakan kader PDI-P,â€Âtegasnya. Sementara, Sekretaris DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumenep, Achmad Rasyidi, mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum melakukan persiapan mengenai pilbup. Sebab, masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) dari DPP PKB. “Selama belum ada juknis atau juklak dari DPP, kami tidak bisa melakukan persiapan Pilbup termasuk penetapan Bacabup,†ujarnya. Rasyidi menambahkan, meski belum menetapkan kandidat, namun sudah ada yang melamar ke partainya untuk diusung pada pilbup 2010 nanti. “Kami berharap juknis dan juklak tersebut secepatnya turun, supaya DPC PKB Sumenep bisa menentukan sikap dalam mengusung kandidat pada Pilbup mendatang,†ungkapnya. ( Nita, Esha )