Sumenep-Kominfo News Room : Bulan Suci Ramadhan yang pelaksanaanya tinggal hitungan hari lagi itu, ternyata harga 9 bahan pokok (sembako) harganya masih relatif stabil, kendati pada 2 minggu yang lalu ada beberapa barang-barang sembako yang merangkak naik. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Penanaman Modal Kabupaten Sumenep, Ir. Budik Dadik, MM mengatakan, pihaknya pada menjelang Ramadhan ini selalu berkoordinasi dengan Propinsi Jawa Timur, tentang pendistribusian barang agar tidak terhambat, sehingga persediaan barang tetap tersedia. Terkait dengan harga sembako, kata Budi Dadik memang sejak 2 minggu yang lalu ada sebagian barang yang merangkak naik, tetapi memasuki minggu ini, harga barang itu sudah mulai stabil. Normalisasi harga sembako ini membuktikan pendewasaan masyarakat berbelanja barang, karena masyarakat tidak membeli barang dengan sistem borong, melainkan meraka membeli barang sesuai dengan keperluan. Menyoal pentingnya operasi pasar pada bulan Ramadhan, Budi Dadik mengaku, pihaknya tidak akan melakukan operasi, mengingat hasil pertemuan di Jawa Timur semua pihak suplayer dan pengusaha pabrik sepakat untuk mengantispasi kelangkaan barang dan kestabilan harga. Bahkan menjelang Hari Raya Idul Fitri, jika terjadi lonjakan harga, meraka siap untuk mendropping barang-barang meraka kemasing-masing daerah di Jawa Timur. Harga sembako yang 2 pekan lalu sempat melonjak naik dan minggu ini kembali normal kembali, diantaranya bawang putih per-kilo seharga Rp.5.500,00 turun menjadi Rp.4.500,00 daging ayam kampung Rp.30.000,00 per-kilo turun Rp.28.000,00. Beras ikan paus yang sebelumnya mencapai sebesar Rp.103.000,00 turun menjadi sebesar Rp.102.000,00. ( Yasik, Esha )