Sumenep-Kominfo News Room : Penghargaan bagi siswa berprestasi di lingkungan Kantor Departemen Agama Kabupaten Sumenep tampaknya masih sangat minim, buktinya, siswa kontingen Sumenep yang berhasil meraih Juara II pada ajang Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) tingkat Jawa Timur, hanya mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp. 25.000,00. Moh. Zaini wali murid dari Ramdlan Hamidi siswa Madrasah Tsanawiyah Sayyid Yusuf Talango mengatakan, dirinya sangat kecewa dengan uang pembinan yang hanya sebesar Rp. 25.000,00 kepada anaknya yang meraih Juara II pada cabang bulu tangkis. Menurut Moh. Zaini, uang pembinan sebesar Rp. 25.000,00 itu sangat tidak layak untuk siswa berprestasi pada even Porseni tingkat Jawa Timur. Alasannya, pengeluaran Ramdlan Hamidi untuk setiap kali latihan membutuhkan biaya transport minimal sebesar Rp. 20.000,00. Secara terpisah Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Sumenep, H. Imron Rasyidi, SH, M.Si menyatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti bentuk penghargaan dari panitia kontingen kepada siswa yang telah mengukir prestasi pada Poseni tersebut, sebab panitia kontingen hanya melaporkan hasil pelaksanaannya di Malang, termasuk perolehan medalinya. Akibat belum menerima laporan tentang uang pembinan dan bonus lainnya, Depag Sumenep akan memanggil panitia Porseni Kabupaten Sumenep, yakni Kepala MTs Negeri Sumenep dan MTs Negeri Tarate untuk meminta klarifikasi masalah tersebut. H. Imron Rasyidi menambahkan, untuk kegiatan Porseni MTs, Depag hanya sebagai penasehat saja, sedangkan penangung jawab terhadap kontingen, sepenuhnya menjadi kewenangan 2 MTs Negeri tersebut. Sekedar diketahui, untuk kegiatan Porseni Panitia, kontingen Sumenep memungut sumbangan kepada seluruh MTs Negeri dan Swasta se Kabupaten Sumenep sebesar Rp. 4.000,00 per-siswa. ( Yasik, Esha )