News Room, Senin ( 16/03 ) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, belum mencabut status Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD). Sejak Januari hingga sekarang, total penderita mencapai 700 lebih, dan 6 orang meninggal dunia.
Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. H. Dwi Regnani, M.Kes menjelaskan, status KLB DBD masih disandang Kabupaten Sumenep.
“KLB DBD belum dicabut karena jumlah penderita semakin bertambah. Jumlah penderita mulai Januari hingga awal Maret mencapai 700 lebih,”kata Regnani, Senin (16/03). Status KLB DBD ini, diperkirakan maksimal sampai bulan Mei nanti.
"Kami akan terus memantau jumlah penderita DBD hingga bulan Mei,”ujarnya.
Ia mengungkapkan, untuk mengendalikan jumlah penderita DBD, pihaknya mengaku sudah melakukan fogging di 500 titik lebih termasuk sekolah-sekolah.
“Untuk di wilayah daratan fogging dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) dibantu Puskesmas, sedangkan di wilayah kepulauan dilakukan Puskesmas,”ungkapnya.
Diharapkan upaya yang dilakukan Dinkes dalam menekan penderita DBD, juga dibarengi dengan kegiatan menjaga kebersihan lingkungan oleh masyarakat.
"Di musim penghujan ini banyak genangan air. Jadi, warga harus sering membersihkannya,"pungkasnya. ( Nita, Esha )