Sumenep-Kominfo News Room : Perebutan jabatan kepengurusan DPC PKB Sumenep pasca Muscab II terus menggelinding, tuntutan kali ini muncul dari PAC-PAC kepulauan. Sejumlah pengurus PAC PKB asal kepulauan meminta agar kader PKB dari kepulauan mendapat jabatan strategis untuk kepengurusan DPC PKB periode 2007-2012. Ketua PAC PKB asal Kecamatan Masalembu, Ahmad Muhammad mengatakan, pihaknya mendesak Tim Formatur untuk menempatkan kader PKB kepulauan pada jabatan Sekretaris, baik di Dewan Tanfidz atau Dewan Syuro. Selama ini lanjut Ahmad Muhammad, kader PKB dari kepulauan selalu mendapat posisi tidak penting, yang kesannya hanya sekedar pelengkap dalam struktur partai, padahal kepulauan juga menyumbangkan suara signifikan untuk perolehan kursi di DPRD. Hal senada juga ditegaskan Ketua PAC PKB Kecamatan Nonggunong, Ahmad Fauzi. Ia menuturkan, dalam kepengurusan partai kali ini harus adil dan benar-benar mengakomodir berbagai kalangan, terutama representasi daratan dan kepulauan, karena kader dan simpatisan PKB di daerah kepulauan itu masih mayoritas. Menyinggung jika kader dari kepulauan tidak terakomodir pada posisi strategis, Ahmad Fauzi yang juga anggota Komisi D DPRD Sumenep ini menegaskan, pihaknya sangat kecewa, namun dalam meluapkan kekecewaan tersebut, pihaknya tidak akan melakukan tindakan yang merugikan PKB. Sementara Ketua Perempuan Partai Kebangkitan Bangsa (PPKB), Hj. Dewi Kholifah Syafraji menuturkan, pihaknya meminta Tim Formatur untuk memasukkan keterwakilan perempuan dalam kepengurusan PKB, setidaknya 30 prosen, karena sesuai peraturan AD/ART Partai, baik kepengurusan Dewan Syuro dan Dewan Tanfidz harus mengakomodir kaum perempuan. Dan jika kepengurusan partai tidak melibatkan kaum perempuan 30 prosen, pihaknya akan melakukan aksi protes. Sedangkan Ketua DPC PKB terpilih, Unais Ali Hisyam ketika dikonformasi News Room mengatakan, pihaknya akan berupaya mengakomodir semua elemen dan kader PKB bahkan pihaknya akan berusaha untuk bersikap adil. ( Yasik, Soek, Esha )