Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 21-09-2005
  • 684 Kali

KALANGAN LSM SAYANGKAN LAMBANNYA TIM MONITORING DANA BOS

Sumenep-Infokom News Room : Kalangan LSM Sumenep menyayangkan atas lambannya kerja Tim Monitoring penyaluran dan penggunaan bantuan Biaya Operasional Sekolah (BOS). Bahkan, hingga bantuan BOS itu disalurkan ke sekolah-sekolah di seluruh Kabupaten Sumenep, Tim Monitoring belum juga bekerja secara cepat. Koordinator LSM yang membidangi pendidikan “Poernama�, Moh. Firdaus mengatakan, lambannya kerja LSM itu, ternyata memicu terjadinya berbagai persoalan terkait lemahnya pengawasan. Anehnya lagi, para LSM itu berdalih, bahwa belum bergeraknya LSM, karena Surat Keputusan (SK) pengesahan atau pengangkatan Tim Monitoring itu belum turun. Seharusnya Tim Monitoring itu mulai bekerja sejak pendataan siswa dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Departemen Agama Kabupaten Sumenep. Firdaus menjelaskan, seakan telah menjadi tradisi setiap bantuan keuangan dari pemerintah pusat, hampir bisa dipastikan terjadi penyimpangan dan terkesan amburadul. Sementara, salah seorang anggota Dewan Pendidikan Sumenep (DPS), Achmad Taufik Yuspison, MBA mengaku, bahwa Tim Monitoring memang belum melakukan kegiatan pengawasan yang sifatnya langsung. Namun, menurut Taufik, selama ini, sebagai anggota DPS, pihaknya sudah melakukan kegiatan, diantaranya menerima dan menindak lanjuti setiap laporan yang masuk ke DPS. Taufik menegaskan, setiap ada laporan, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Departemen Agama Kabupaten Sumenep, termasuk masalah dugaan pungutan liar di 2 Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Dasuk. ( Nita, Esha )