News Room, Rabu ( 09/10 ) Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sumenep, Rabu (09/10) pagi, melakukan pemeriksaan terhadap sapi dan kambing untuk dijadikan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1434 Hijriyah. Pemeriksaan hewan kurban itu dilakukan di 2 lokasi selaku penyedia hewan kurban, yakni di Jalan Lontar, Desa Pangarangan, dan di Yayasan Salsabila, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep. Hasilnya, ditemukan ada 4 kambing yang diserang sakit mata (Pink Eye). Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sumenep, Ir. Arief Rusdi, M.Si menjelaskan, pemeriksaan terhadap hewan kurban ini guna memastikan apakah hewan-hewan itu benar-benar sehat atau tidak sebelum dijual kepada masyarakat untuk dijadikan hewan kurban. "Kami ingin memastikan hewan-hewan kurban berupa kambing dan sapi betul-betul sehat ketika masih berada di pedagang/pengepul,"kata Arief Rusdi, Rabu (09/10). Ia memastikan, seluruh hewan kurban yang berada di 2 lokasi tersebut dinyatakan sehat, hanya sebagian kambing yang diserang sakit. "Semua hewan kurban hasil pemeriksaan dalam kondisi sehat. Meskipun ada yang diserang sakit mata, tapi penyakit itu tidak berbahaya dan tergolong tidak menular. Dalam 1 atau 2 hari bisa sembuh,"terangnya. Untuk mengobati sakit mata yang menyerang kambing-kambing itu, lanjut Arief, pihaknya memberi tetes mata. "Penyakit ini kan hanya penyakit ringan. Cukup dengan obat tetes, maka mata kambing tersebut akan sembuh,"ungkapnya. Untuk itu, Arief menghimbau kepada masyarakat Sumenep supaya tidak terlalu khawatir dengan hewan kurban. "Pemeriksaan akan terus kami lakukan dan diintensifkan hingga H-1 Idul Adha nanti,"pungkasnya. ( Nita, Esha )