Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-08-2014
  • 455 Kali

Kapolres Bersama Pasukan Brimob Terjun Ke Kangean

News Room, Kamis ( 28/08 ) Untuk mengamankan situasi di Polsek Arjasa (Pulau Kangean), pasca aksi pelemparan Kantor Polsek dan Rumah Dinas Kapolsek setempat, sebanyak Satu Kompi Brimob Polda Jawa Timur diberangkatkan ke Pulau Kangean, Kamis (28/08) pagi. Pasukan yang diterjunkan ke Kangean itu, dipimpin langsung Kapolres Sumenep, AKBP Marjoko. Kapolda Jawa Timur, Irjen Polisi Unggung Cahyono, di Sumenep, mengatakan, ratusan polisi sudah diberangkatkan ke Kangean bersama Kapolres Sumenep, dengan memakai Kapal Cepat Express Bahari 3C. “Selain Brimob, Kapolres juga turun langsung ke sana, dengan menggunakan Kapal Ekspress Bahari 3C,” kata Kapolda Jawa Timur, Irjen Polisi Unggung Cahyono, di Sumenep, Kamis (28/08). Polisi yang diberangkatkan itu, lanjut Kapolda, juga melakukan pendekatan pada tokoh masyarakat. “Anggota dan Kapolsek yang pernah bertugas di Kangean juga kami tugaskan untuk melakukan pendekatan pada masyarakat,” terangnya. Kapolda mengungkapkan, ratusan personel Satuan Brimob Polda Jatim tersebut akan berada di Pulau Kangean hingga situasi benar-benar kondusif. Selain itu, satu pleton gabungan dari sejumlah fungsi Polres Sumenep juga diberangkatkan ke Pulau Kangean. Sebelumnya, warga kepulauan/Kecamatan Arjasa merusak kantor Polsek dan Rumah Dinas Kapolsek setempat, Rabu (27/08) kemarin. Kemarahan warga berawal saat aparat keamanan berusaha menghentikan paksa pagelaran “Luk Gelluk an” (seperti permainan gulat), yang merupakan rangkaian kegiatan Agustusan. Polisi berdalih, acara terpaksa dihentikan karena ijinnya hanya 2 hari. Tapi, acara tetap digelar hingga 3 hari oleh panitia. Versi warga, saat menghentikan acara, petugas merampas alat musik tradisional berupa saronen. Kemudian ada pemain yang ditendang oleh petugas. Warga pun spontan melakukan perlawanan dengan cara melempari Kantor Polsek dan Rumah Dinas Kapolsek yang bersebelahan, dengan batu. Akibatnya, parabola, pintu, dan kaca bagian depan pecah. ( Nita, Esha )