Media Center, Selasa ( 28/11 ) Masyarakat Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, bakal kehilangan
Kepala Kepolisian Resort (Kapolres), AKBP H. Joseph Ananta Pinora.
Beliau adalah sosok pecinta seni dan olahraga jenis lari. Tiap pagi,
hampir tidak pernah absen Kapolres ini berkeliling kota dengan berlari.
Pinora, saapan akrab Kapolres Sumenep bakal berpindah tugas ke
Kasubbidalsus Bidinteltek Baintelkam Polri. Sosok yang dikenal dengan
ramah, santun dan tegas selama berada di Sumenep itu harus meninggalkan
Kabupaten ujung timur Madura, setelah Kapolri mengeluarkan Telegram
Rahasia (TR) dalam rangka mutasi jabatan dengan sejumlah perwira
berkaitan dengan masa pensiun penugasan serta pindah posisi jabatan
dalam beberapa waktu lagi.
Kapolres mengakui jika olahraga dan
seni itu merupakan 2 unsur yang berbeda. Namun, bukan berarti keduanya
tak bisa menyatu atau paling tidak berdampingan.
“Seni dan Olahraga itu saling berkaitan. Apalagi dengan berolahraga akan menumbuhkan badan yang sehat dan jiwa kita menjadi kuat,”katanya.
Bahkan, perwira lulusan AKABRI Tahun 1997 ini, sering menyapa warga
Sumenep dengan program rintisannya itu, ‘Lari Kamtibmas 10KM’,. Kegiatan
itu pun dilakukan setiap pagi, demi menyapa para warga.
“12
kilometer perhari itu adalah kebiasaan saya berlari di waktu pagi, tapi
kalau bersama para anggota Polres Sumenep biasanya sampai 10 hingga 12
kilometer,”terangnya.
Pria berkelahiran Surabaya ini juga pernah
menjalani pendidikan anti teror pertama, yaitu ‘Combat Terror’ di Negara
Thailand, serta pendidikan anti teror kedua ‘Anti Terror Capacity
Building’ di Negara China.
Selain mencintai seni dan olahraga,
ternyata beliau juga hobi menembak, dan gemar menciptakan lagu
perjuangan. Terbukti, beberapa lagu yang sudah dirilisnya itu sudah
diposting di Blog dan Youtube pribadinya. Dua judul lagu yang beliau
ciptakan, yakni berjudul ‘Resimen Yang Hilang’ dan ‘Rajawali Nusantara’.
Dua lagu itu dibuat oleh beliau pada saat menjalani pendidikan Taruna
III di Akademik Kepolisian (Akpol) Semarang, pada bulan Maret 1997
silam.
Saat itu, Pinora jadi Sersan Mayor Taruna. Dan ternyata tak
hanya dua lagu itu, Pinora juga menciptakan lagu dengan menggunakan
bahasa asing dengan judul ‘Ranger Pelopor’ dengan Bahasa Inggris, dan
‘Polri No Komando’ dengan Bahasa Jepang. Namun, dengan hati yang berat,
Kapolres Sumenep ini hanya menunggu Serah Terima Jabatan (Sertijab)
untuk meninggalkan Sumenep.
Kapolres juga mengaku untuk
meninggalkan Sumenep ini sangat berat. “Sangat berat bagi saya untuk
meninggalkan Sumenep, saya merasa menyatu dengan masyarakat Sumenep.
Tapi semoga rakyat Sumenep selalu aman dan makmur sejahtera. Sumenep
akan selalu ada dihati saya,”pungkasnya. ( Nita, Esha )