Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 10-01-2007
  • 531 Kali

KASAT LANTAS POLRES SUMENEP RESPONS POSITIF RENCANA PARKIR BERLANGGANAN

Sumenep-Kominfo News Room : Tingginya jumlah kendaraan bermotor di Sumenep, membuat lokasi parkir roda dua maupun roda empat harus ditertibkan, sehingga tahun 2007 ini direncanakan akan diadakan parkir berlangganan. Bahkan, rencana tersebut nampaknya juga mendapat respon positif dari aparat kepolisian. Terbukti, Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Purwadi menyatakan setuju terhadap rencana parkir berlangganan. Menurut Purwadi, dengan adanya parkir berlangganan itu, selain bisa menertibkan lokasi parkir, tapi juga akan mampu menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, tiga hal yang harus diperhatikan bagi pihak penyelenggara jika pengadaan parkir berlangganan itu betul-betul disetujui oleh anggota dewan, diantaranya memperhatikan nasib 40 orang juru parkir (jukir) itu, apakah akan direkruIt sebagai penertib parkir atau tidak. Kemudian, perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat khususnya dipedesaan, mengenai rencana pengadaan parkir berlangganan. Purwadi menandaskan, mekanisme penarikan parkir berlangganan itu tidak jauh berbeda dengan perpanjangan kendaraan bermotor. Artinya, sistem pembayarannya akan dijadikan satu pada saat membayar pajak kendaraan bermotor. Sehingga, pihaknya meminta kepada penyelenggara, supaya menyiapkan loket tersendiri untuk menarik retribusi parkir berlangganan tersebut. Hal itu dilakukan, agar tidak campur dengan loket pembayaran pajak kendaraan bermotor. Purwadi menambahkan, retribusi parkir berlangganan tersebut berlaku tiap 1 tahun sekali bagi masing-masing pemilik kendaraan bermotor. Ia menjelaskan, hingga saat ini rencana pengadaan parkir berlangganan itu masih dalam tahap penggodokan di tingkat DPRD Sumenep, sehingga kepastian nominal harga penarikan parkir berlangganan belum bisa diketahui. Purwadi menegaskan, parkir berlangganan itu hanya berlaku bagi pengendaran kendaraan bermotor wilayah Sumenep. Artinya, bagi pendatang dari luar Sumenep, akan diberlakukan parkir seperti biasanya. Purwadi memaparkan, jumlah kendaraan bermotor roda dua sebanyak 64.979 unit, roda empat sebanyak 2.882 unit dan roda enam sebanyak 3.003 unit. ( Nita, Esha )