News Room, Jumat ( 07/10 ) Kasus meninggalnya Wakil Ketua Partai Golkar Sumenep, RB. M. Ridwan, yang diduga terkena peluru nyasar, ditangani langsung Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, dengan menerjunkan tim khusus ke Polres Sumenep. Irwasda Polda Jatim, Kombespol Ahmad Lumumba menjelaskan, kedatangannya ke Sumenep ini, untuk memonitor penanganan kasus yang sedang dilakukan Polres setempat. “Kami datang ke Sumenep dalam rangka memonitor tindakan untuk menangani kasus tersebut. Ini masih dalam proses. Kami ke Sumenep hanya untuk mengecek. Saat ini, penanganan kasus itu masih berjalan. Untuk selanjutnya silakan wawancara sama Kapolres Sumenep,”kata Lumumba, pada wartawan di Polres Sumenep, Jumat (07/10/). Sementara, Kapolres Sumenep, AKBP Susanto mengakui, jika kasus dugaan peluru nyasar itu ditangani Polda Jatim. “Kasus ini memang di back up Polda Jatim. Jadi, kami tinggal menunggu hasil pemeriksaan dari Propam Polda Jatim, termasuk penarikan seluruh senjata api milik anggota Polres Sumenep,”ungkapnya. Susanto mengungkapkan, pihaknya juga telah memeriksa sejumlah anggotanya yang beroperasi pada Kamis (06/10) malam guna menangkap tersangka pencuri sepeda motor di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Kota. “Senjata api yang dipegang sejumlah polisi tersebut juga dikumpulkan untuk dicek ke Laboratorium Forensik Mabes Polri di Surabaya,”pungkasnya. Berdasarkan pantauan dilapangan, sebelum ke Polres Sumenep, Irwasda Polda Jatim, Kombespol Ahmad Lumumba, Jumat (07/10) pagi, terlebih dahulu mendatangi rumah korban, yang merupakan kerabat dekatnya, di Desa Pamolokan, Kecamatan Kota. Dirumah duka, terlihat berjejer karangan bunga, diantaranya tampak karangan bunga dari Kapolda Jatim, Irjen Pol Hadiatmoko, dan Irwasda Polda Jatim, Kombes Pol Ahmad Lumumba. Jenazah korban dimakamkan di Asta Tinggi (Kompleks Pemakaman Raja-raja Sumenep), selesai sholat Jumat. Namun, sebelumnya jenazah disholatkan di Masjid Agung, karena korban merupakan Pengurus Takmir Masjid Agung Sumenep. Korban yang juga Wakil Ketua Partai Golkar Sumenep ini, meninggal dunia, ketika terkena peluru nyasar saat antri membeli jamu, Kamis (06/10) malam pukul 21.45 WIB. Peluru nyasar itu diduga terjadi saat ada penyergapan pelaku pencurian sepeda motor di Taman Bunga, Kecamatan Kota Sumenep. ( Nita, Esha )