Sumenep-Infokom News Room : Meski keberadaan Dharma Bhakti Sumekar (DBS) V disoal berbagai kalangan, baik itu tokoh masyarakat dan LSM kepulauan, namun kenyatannnya keberadaan kapal Pemerintah Kabupaten Sumenep yang baru itu mendapat respon positif dari masyarakat kepulauan. Demikian ditegaskan Ketua LSM Insani Sumenep, Tajul Arifin. Buktinya, menurut Tajul Arifin, hasil polling (jajak pendapat) yang dilakukan pihaknya terhadap penumpang DBS V selama sepekan itu menunjukkan, bahwa dari 93 responden 20,2 prosen menyatakan sangat puas, dan 76,6 prosen mengaku puas dengan keberadaan DBS V serta 3,2 prosen mengaku tidak puas, sedangkan sisanya mengaku tidak tahu pasti. Hanya saja, jelas Tajul Arifin, sebagaian masyarakat juga meminta agar adanya renovasi pintu kapal yang sangat sempit, sehingga masyarakat merasa kesulitan ketika ingin naik dan turun dari kapal. Dengan adanya hasil polling itu, Tajul Arifin menyayangkan beragam pernyataan yang dilontarkan berbagai kalangan yang mengatas namakan masyakarat kepulauan, padahal pernyataan mereka itu sifatnya kekecewaan, sebab sebelumnya mereka meminta kepada DBS V untuk diberi jatah mengelola kafe/kantin di DBS V, namun setelah ditolak, mereka langsung menyoroti kapal milik Pemkab Sumenep itu dengan beragam tudingan miring. Untuk itu LSM Insani berharap semua pihak untuk tidak mengatas namakan masyarakat kepuluaun jika hal itu hanya bersifat kepentingan pribadi atau golongan. ( Yasik, Esha )