Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-03-2009
  • 597 Kali

Keberhasilan P2KP Desa Parsanga, Berkat Partisipasi Masyarakat

News Room, Rabu ( 25/03 ) Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) Desa Parsanga yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2008 lalu hingga tuntas pada akhir Pebruari 2009 lalu, yang terlaksana dalam tiga tahap sudah benar-benar dapat dirasakan masyarakat. Mulai dari kegiatan lingkungan, sosial, hingga pemberdayaan masyarat. Hal tersebut diungkapkan Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Desa Parsanga, Moh. Hosni. Menurutnya, kegiatan P2KP diharapkan benar-benar ada tindak lanjut di tahun 2009 ini. Sebab, untuk yang dana bergulir saat ini sudah berkembang dengan dikelola Unit Pengelola Keuangan (UPK) Desa Parsanga. “Semua kegiatan yang dilaksanakan, mulai tahap I hingga tahap III sudah rampung dilaporkan, bahkan untuk pengelolaan dana bergulir yang dikelola UPK sudah dilaporkan melalui LPJ akhir bersama para anggota BKM dan masyarakat,”ujarnya. Sementara itu, Kepala Desa Parsanga, Imam Idafi berharap, apa yang sudah dilaksanakan dalam program P2KP sebelumnya, bisa memberikan pemikiran masyarakatnya untuk berpartisipasi lebih aktif pada program berikutnya. Sebab, keberhasilan program ini tergantung dari tingkat partisipasi masyarakat. Sebagai tindak lanjut dari untuk tahun 2009 ini, 2 Kecamatan di Kabupaten Sumenep, kembali mendapat program lanjutan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan. Sementara , sebelumnya Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Ekonomi Bappeda Sumenep, Drs. Ec. H. Sustono, MM mengungkapkan, 2 Kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Kalianget dan Kecamatan Kota Sumenep kembali akan memperoleh alokasi anggaran dari pusat. Tidak tanggung-tanggung, anggaran yang akan dikucurkan dari pusat sebesar Rp. 3,380 milyar dan ditambah untuk dana sharing dari APBD Kabupaten Sumenep sebanyak 20 persen atau sebesar Rp. 600 juta lebih. Hal itu sebagai pogram lanjutan, sesuai Rencana Program Jangka Menengah (RPJM) Program Penangulangan Kemiskinan (Pronangkis) dimasing-masing Desa. ( Ren, Esha )