Bluto-Kominfo News Room : Bertempat di Pendopo Kecamatan Bluto, Rabu kemarin (30/05) dilaksanakan sosialisasi program anti kemiskinan, yang merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan sosialisasi anti poverty program (APP) di Desa Pekandangan Sangrah dan Pekandangan Barat, dihadiri Camat, Konsultan Teknis Kecamatan, UPTD Pertanian, Kasie PMD, BPD, Tokoh masyarakat, Kepala Desa, Pokmas dan calon Pendamping Kelompok Masyarakat (PKM). Camat Bluto, Drs. Moh. Taufik, MM dalam kesempatan tersebut minta kepada para peserta sosialisasi, agar program tersebut hendaknya disyukuri, karena di Kabupaten Sumenep ini hanya ada dua Kecamatan yang mendapatkan bantuan alokasi program ini, yakni Kecamatan Bluto dan Kecamatan Rubaru. Ditegaskan, bantuan ini merupakan dana bergulir yang datangnya dari satuan kerja Dinas Pertanian Propinsi Jawa Timur sebesar Rp. 230.000.000,00 yang diperuntukkan bagi dua Kecamatan, yakni Kecamatan Bluto dan Rubaru. Konsultan Teknis Kecamatan (KTK) Moh. Thoyyib, SE menjelaskan, dengan dibentuknya Pokmas miskin serta dipilihnya pendamping kelompok masyarakat (PKM) sebagai pembantu konsultan Teknis Kecamatan di Desa, agar dapat membantu Kelompok masyarakat (Pokmas) dalam memberikan petunjuk, sehingga penduduk miskin dapat memiliki pendapatan dan daya beli yang tinggi melalui pemberdayaan usaha kelompok masyarakat miskin, agar nantinya dapat mengembangkan Pokmas Miskin yang berpotensi melalui usaha produktif, kemitraan usaha untuk pemasaran hasil taninya. Disisi lain Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Bluto, Ach. Zaini menghimbau kepada para Pokmas agar mengikuti petunjuk dari Dinas Pertanian, tentang bagaimana cara bertani yang benar dan cara pemupukannya, sehingga hasilnya akan lebih memuaskan dari tahun sebelumnya, termasuk juga tentang jarak tanam yang benar. ( JuP-26,Ong,Esha)