News Room, Sabtu ( 29/05 ) Kegiatan jurnalistik dan majalah dinding yang dilombakan dalam Lomba Tingkat (LT) III Kwartir Cabang Pramuka Sumenep, rupanya cukup menarik minat para peserta yang merupakan Pramuka Penggalang utusan dari masing-masing Kwartir Ranting (Kwarran) di Sumenep. Para peserta diberi kebebasan dalam mencari informasi, menggali data, wawancara seputar pelaksanaan Lomba Tingkat III tersebut, yang kemudian dituangkan dalam bentuk berita, dengan waktu sebelum 2 jam para peserta sudah menyelesaikan tugasnya jurnalistiknya. â€ÂRata-rata para peserta sebagian sudah menguasai dasar-dasar jurnalistik, namun mereka tetap harus belajar dan selalu mengikuti perkembangan informasi,â€Âujar salah seorang juri LT III, Suhartatik ketika ditemui diselasela-penilaian lomba, Sabtu (29/05) di Bumi Perkemahan Paberasan. Sebagian, para peserta tidak hanya sekedar menulis berita seremonial dan wawancara saja. Namun, mereka juga sudah mulai menampakkan kritis. Terbukti tegas alumni STKIP-PGRI Sumenep bidang Bahasa dan Sastra ini, isi berita yang dibuat juga mengandung kritik terhadap panitia. â€ÂIni menunjukkan, usia adik-adik Pramuka Penggalang sudah mulai memiliki pemikiran kritis, meskipun memang terlalu polos dan perlu diasah, bagaimana menulis tulisan kritik yang konstruktif,â€Âtambah mantan aktifis Jurnalis ini. Ditambahkan, pembuatan majalah (mading) dinding yang dibuat oleh para peserta juga banyak menampilkan berita-berita yang populer dan menarik untuk dibaca. Banyak diantaranya sudah memenuhi kriteria Mading dengan berita-berita yang mendidik dan hasil gambar yang menarik. ( Ren, Esha )