Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-05-2013
  • 425 Kali

Kenaikan Anggaran Pusat Ke Desa Tak Banyak Kurangi Kemiskinan

News Room, Rabu ( 29/05 ) Bupati Sumenep mengkritisi beberapa program bantuan langsung kepada lembaga hingga ke Desa melalui dana dari pusat, selama ini kurang tepat sasaran, sehingga uang puluhan milyar yang masuk ke Desa-desa dalam realitanya tidak banyak berdampak mengurngi kemiskinan. Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si pada Temu Interaktif Pengembangan SDM Koperasi dan UKM yang diselenggarakan atas kerjasama Kementrian Koperasi UKM dan Kabupaten Sumenep, di Hotel Utami Sumekar, Rabu (29/05). Menurutnya, seharusnya sejak era reformasi dengan naiknya anggaran yang turun ke Desa-desa mampu mengentaskan kemiskinan. “Secara umum yang saya ketahui, dana APBN yang turun langsung ke rekeneng-rekening dibawah sekitar 220 persen, lebih dari sebelum reformasi. Tetapi yang namanya kemiskinna hanya bisa dikurangi 2 persen. Jadi dimana yang salah ini,”katanya. Padahal jelas Bupati, dirinya kadang tidak tahu menahu, karena tanpa pemberiatahunan dan langsung diterima dibawah yang kadang sering tidak tepat sasaran. Karena itu, pihaknya dalam setiap kesempatan diundang ke pusat mempertanyakan hal itu. Bahkan, sepertinya masing-masing Kementerian berjalan sendiri-sendiri. Karena itu, melalui Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia yang melaksanakan kegiatan saat itu di Sumenep, dapat meyampaikan masukannya ke pusat, sehingga persoalan kemiskinan, khususnya di Sumenep bisa teratasi. “Ini juga sebagai pertimbanga atas permasahan khususnya terkait pengembangan Koperasi dan UKM di Sumenep dengan terbatasnya modal dan masih susahnya mengakses modal di perbankan,”tambahnya. ( Ren, Esha )