Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 21-04-2015
  • 1875 Kali

Kepemimpinan Ala Umar RA, Pemimpin Adalah Abdi Rakyat

News Room, Rabu ( 22/04 ) Masalah kepemimpinan mendapat porsi yang sangat penting dalam Islam. Sehingga ada sebuah hadits yang mengatakan bahwa pemimpin tirani lebih baik dari satu hari tanpa keberadaan seorang pemimpin.

“Kehidupan akan kacau tanpa adanya pemimpin. Masing-masing orang akan berbuat semaunya tanpa adanya pelaksana eksekutif atau pemegang mandat atas peraturan-peraturan yang dibuat secara konsensus,” kata salah satu tokoh agama dari Sumenep, KH. Taufiqurrahman FM, pada News Room.

Meski begitu, di jaman saat ini pemimpin harus memiliki kriteria yang diinginkan masyarakat. Sebagai sebuah masyarakat yang berdiri di atas landasan demokrasi, pemimpin merupakan manifestasi dari “pelayan rakyat”.

Hal ini disebut Kiyai Taufiq sesuai dengan perkataan Amirul Mukminin Umar bin Khaththab ra, bahwa barang siapa yang menjadi pemimpin kaum Muslim, harus siap menjadi abdinya.

“Jadi jangan kebalikannya, malah menjadikan rakyat sebagai abdinya,” tambahnya sambil tersenyum.

Tahun depan, masyarakat Sumenep kembali akan memilih pemimpinnya untuk lima tahun mendatang. Beberapa wajah optimis mulai mengisi bursa pencalonan untuk memegang kendali kereta bernama Kabupaten Sumenep ini. Semuanya seakan tampil sempurna, tanpa cacat. Sebagaimana iklan tivi, tak ada satupun produk yang menyatakan diri sebagai nomor dua, apalagi nomor tiga dan seterusnya.

“Tentu, kalau bicara bagus, saya yakin semua calon bagus. Artinya kita tetap husnudh dhan, semuanya pasti punya visi dan misi yang bagus untuk membawa Sumenep ini menuju ke arah yang lebih baik. Dan tentunya kita berharap kepemimpinan Sayyidina Umar bin Khaththab bisa menjadi spirit bagi siapapun yang memimpin Sumenep sekarang dan yang akan datang” tutup Wakil Rais Syuriah PCNU Sumenep ini. ( Farhan, Fer )