News Room, Selasa ( 05/10 ) Upaya Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sumenep, yang terus melakukan pembinaan dan memperkenalkan produk unggulan yang memiliki potensi sangat menjanjikan di pasaran, mendapat respon salah seorang pengrajin batok kelapa di Desa Karangbudi Kecamatan Gapura, Sholikin. Menurutnya upaya tersebut perlu terus dilakukan, agar para pengrajin terus bisa mengembangkan usahanya. Sebab, tegas pria berkumis ini, selama ini dirinya bersama para pengrajin lainnya, menjadikan pekerjaan kerajinan itu hanya sekedar mengisi waktu kosong saja. Sementara untuk membuat karya lebih banyak, terkadang masih terkendala pemasarannya, sehingga pihaknya hanya menggeluti kerajinan itu apabila tidak memiliki pekerjaan lain maupun ketika ada pesanan khusus. “Biasanya, kami menerima pesanan dari Kecamatan Batang-batang, apabila pengrajin batok kelapa disana kurang stok untuk pesanan pedagang dari luar.”ujarnya. Menurutnya, dengan upaya Dinas terkait untuk memberikan modal dan mempromosikan produk unggulan batok kelapa ke dunia luar, sehingga produk unggulan masyarakat itu, memiliki potensi yang sangat menjanjikan untuk dipasarkan. Sebab, barang-barang kerajinan yang terbuat dari batok kelapa itu termasuk barang antik dan unik. Berbagai hasil kerajinan dari batok kelapa menurut Sholikin, bermacam bentuk barang, seperti hiasan dinding, tas antik, dompet serta barang-barang yang terlihat antik dan unik ketika dibuat dari bahan yang tidak biasanya digunakan untuk membuat barang-barang tersebut, seperti yang dibuat persusahaan dan pabrik-pabrik kerajinan lainnya. Sedangkan bahan baku cukup diperoleh dari lingkungan sekitar, utamanya untuk daerah Kecamatan Gapura, Batang-batang dan Dungkek. Sementara itu Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sumenep, H. Achmad Masuni, SE, MM mengatakan, pihaknya memang sudah mencoba menampilkan produk unggulan masyarakat Desa Batang-batang Laok berupa kerajinan batok kelapa pada Pameran Ramadhan Fair. Dan ternyata respon pengunjung cukup bagus. Diharapkan nantinya jika para pengrajin lebih giat lagi menekuni usahanya, akan sangat potensi sebagai barang yang dicari dipasaran. ( Ren, Esha )