Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 21-07-2026
  • 160 Kali

Kerupuk Pattola Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa Marengan Daya

Media Center, Selasa ( 21/07 ) Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep terletak di jalur utama antara pusat Kota Sumenep dan Kalianget, potensi utamanya berpusat pada sektor perdagangan.

Lokasinya sangat strategis sebagai jalur penghubung. Banyak terdapat area pertokoan, menjadikannya roda penggerak ekonomi yang sangat aktif dengan jejak bangunan komersial sejak zaman kemerdekaan.

Mayoritas masyarakat Desa Marengan Daya, kini semakin mandiri secara ekonomi melalui sektor perdagangan dan industri rumahan.

Salah satu produk unggulan yang menjadi nafas perekonomian warga di desa ini adalah produksi kerupuk pattola, kuliner khas Kabupaten Sumenep yang kian diminati oleh masyarakat luas sebagai buah tangan maupun camilan harian.

​Geliat ekonomi ini terlihat nyata dari banyaknya warga yang berprofesi sebagai pedagang dan produsen kerupuk tradisional tersebut. Pada Selasa (21/07/2026), aktivitas pembuatan dan pengemasan kerupuk pattola tampak sibuk di berbagai sudut pemukiman warga Desa Marengan Daya.

​"Sebagian besar warga kami memang hidup dari berdagang dan memproduksi kerupuk pattola. Ini bukan sekadar mata pencaharian, tapi sudah menjadi identitas ekonomi desa kami secara turun-temurun," ujar Kasi Pemerintahan Desa Marengan Daya, Rudi Hariyanto kepada Media Center Diskominfo Kabupaten Sumenep, Selasa (21/07/2026).

Ia menambahkan, ​kerupuk pattola khas Desa Marengan Daya memiliki daya tarik tersendiri pada bentuknya yang menyerupai gulungan mi kecil serta warnanya menarik. Selain rasanya yang gurih, harganya sangat terjangkau membuat permintaan pasar dari dalam dan luar Kabupaten Sumenep terus mengalir deras, terutama menjelang hari raya atau musim liburan.

"​Meskipun potensi pasarnya sangat besar, para pelaku UMKM kerupuk pattola di desa kami masih menghadapi tantangan, khususnya terkait metode pengeringan yang masih sangat bergantung pada cuaca (sinar matahari), serta jangkauan pemasaran yang sebagian besar masih bersifat konvensional," tambahnya.

​Untuk mengatasi hal tersebut, lanjut Rudi, Pemerintah Desa Marengan Daya bersama para pedagang kini mulai menjajaki pemanfaatan teknologi pengeringan modern dan pelatihan pemasaran digital (online).

"Langkah ini diharapkan dapat membantu para perajin menjaga stabilitas produksi sepanjang tahun, sekaligus memperluas jangkauan pasar kerupuk pattola Desa Marengan Daya hingga ke luar Madura secara lebih masif," harapnya.

Perlu diketahui luas wilayah Desa Marengan Daya adalah sekitar 0,95 kilometer persegi (atau 95 hektare). Desa ini berjarak sekitar 5 hingga 6 kilometer dari pusat Kota Sumenep dan terbagi menjadi tiga dusun, yakni Dusun Masjid, Dusun Pasar, serta Dusun Perumahan. ( Fer )