News Room, Selasa ( 31/05 ) Hari ini tanggal 31 Mei setiap tahun diperingati sebagai Hari Anti Tembakau Sedunia, berbagai daerah banyak melakukan kampanye tidak merosok dalam satu hari saja. Ada pula aktifis yang melakukan aksi mengajak masyarakat untuk menghindari bahaya merokok. Dengan menyebarkan berbagai bentuk stiker, pamflet dan sebagainya. Di Kabupaten Sumenep sendiri meskipun tidak ada aktifitas aksi maupun kegiatan yang terkait dengan HAri Anti Tembakau Sedunia itu, namun banyak poster-poster bertuliskan bahaya merokok maupun ajakan untuk menghidari bahaya rokok meskipun hanya pada bagian terkecil dibawah baliho-baliho sponsor rokok yang dipasang di seluruh ruas dan pinggir jalan. Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, juga mengajak seluruh masyarakat utamanya PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mengurangi rokok utamanya diruang kerja yang tertutup apalagi ber-AC. Setidaknya dengan mengurangi merokok dapat menghemat pengeluaran serta menjaga kesehatan. “Himbauan secara khusus agar tidak merokok pada hari ini memang tidak ada dari Dinas Kesehatan, namun spanduk, stiker dan himbauan keberbagai Instansi untuk tidak merokok diruang kerja juga sudah dilakukan DPPKA Sumenep.”Ujarnya. Sebenarnya tegas Yetti bagi perokok sangat sulit untuk langsung bisa berhenti. Karena itu kedaran untuk mengurangi hingga berhenti merokok harus timbul dalam diri sendiri, dirumah, dikantor dan seterusnya. Sebab, dengan mengurangi merokok yang jelas-jelas dirasakan yakni mengurangi pengeluaran dan menghemat uang.Lebih lanjut menurut Yetti, pihaknya memang sempat berfikir untuk mengajukan Peraturan Daerah (Perda) atau setidaknya Peraturan Bupati (Perbup) seperti yang dilakukan sejumlah daerah lain di Indonesia yang melarang merokok disembarang tempat. “Namun, kami harus juga mempertimbangkan dengan biaya yang harus dikeluarkan, seperti menyediakan tempat khsusus bagi perokok dan sebagainya.”Pungkasnya. Sementara itu salah seorang warga kelurahan Pajagalan Herman Basuki (35) mengakui nikmatnya hari-hari tanpa rokok. Dan pihaknya mengajak para perokok untuk menghentikan kebiasaan merokok, karena disamping boros bahaya rokok bisa membunuh manusia secara pelan-pelan.“Bukankah semua dokter sudah mengakui, bahwa didalam satu batang rokok terdapat sekitar 4.000 racun yang berbahaya bagi tubuh kita.”Ujarnya. Herman saat ini memang sulit mencari teman yang tidak merokok, dan sehari-harinya banyak orang-orang merokok meskipun diruang tertutup dan ber-AC. Padahal itu sangat berbahaya sekali. Apalagi apabila diruang yang sama ada yang tidak merokok, sehingga menjadi perokok pasif yang justeru amat berbahaya dari si perokok. ( Ren, Fery )