Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-06-2006
  • 448 Kali

KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI SUMENEP BELUM SEPENUHNYA DIPAHAMI

Sumenep-Kominfo News Room : Sedikitnya 30 prosen perusahaan industri kecil di Kabupaten Sumenep belum mengerti tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), bahkan meraka minilai pemakaian alat yang digunakan tidak memiliki resiko terhadap pekerja. Kasie Penyelesaian Perselisihan Hubungan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sumenep, Drs. Ec. Sumali menuturkan, perusahaan industri kecil yang selama ini menggunakan alat ketel, ternyata sebagian besar perusahaan itu tidak mengetahui dampak bahaya alat tersebut, mereka menilai alat ketel ini tidak memiliki resiko terhadap keselamatan pekerja. Padahal apabila karyawan tidak memahami tata cara pemakaian alat itu bisa meledak, sehingga membahayakan keselamatan kerja karyawan. Bahkan ledakan itu bisa berakibat pula pada keselamatan masyarakat disekitar perusahaan. Sumali menerangkan, perusahaan baik itu industri kecil yang menggunakan alat ketel ini ada 4 perusahaan besar, sedangkan industri kecil mencapai 70 prosen, hal ini terungkap dari hasil sosialisasi K3 di dua tempat, yakni Kecamatan Lenteng dan Kecamatan Kota Sumenep. Berdasarkan data 40 perusahaan yang menggunakan alat ketel, 30 perusahaan yang menggunakan alat ketel. Oleh karenanya, untuk meningkatkan program K3 menurut Sumali, pihaknya berharap sosilaisasi ini bisa berkelanjutan, dengan harapan sosialisasi ini akan meningkatkan kesadaran perusahaan terhadap keselatan dan kesehatan kerja. ( Yasik, Esha )