Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-09-2014
  • 398 Kali

Keterbatasan Fisik Yang Tak Patahkan Semangat

News Room, Rabu ( 17/09 ) Pak Wi (53) warga Desa Pangarangan Kecamatan Kota Sumenep adalah sosok pekerja keras yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang las. Pekerjaan ini yang seharusnya ditekuni oleh orang dengan dua tangan yang sempurna, akan tetapi dia yang mempucai keterbatasan fisik dengan kedua tanganya cacat. Bapak 3 anak ini harus menafkahi isteri dan 2 cucunya, meski dengan keadaan keterbatasan fisik. Dia sangat lincah menjalani profesinya sebagai tukang las karbit dan las listrik. Dari hasil pekerjaan tersebut yang tidak menentu, membuatnya tetap harus semangat dan bekerja keras demi keluarga. Mengenai hasil per hari dia mengatakan, dalam sehari bisa mencapai Rp. 200.000,00 hasil ini ketika permintaan konsumen banyak, akan tetapi ketika konsumen sepi, hanya memperoleh paling banyak Rp. 40.000,00 hingga Rp. 50.000,00 per-hari. Selanjutnya Pak Wi hingga saat ini menjadi tulang punggung keluarga, meskipun dengan keterbatasan fisik, dia berharap kelak cucu-cucunya bisa bersekolah sampai perguruan tinggi, sehingga tidak menjadi pekerja kasar seperti kakeknya. ( JuP-01, Y2k )