Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 15-07-2006
  • 501 Kali

KETERSAMBUNGAN APARATUR PEMERINTAH WUJUDKAN MASYARAKAT SEJAHTERA

Sumenep-Kominfo News Room : Sambang Desa yang merupakan kegiatan asosiasi Kepala Desa dan perangkat Desa se Jawa Timur merupakan salah satu upaya pemantapan bagi para Kepala Desa dan sekaligus merupakan agenda Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Timur dalam rangka mensosialisasikan program pemerintah Propinsi Jawa Timur, berlangsung Sabtu pagi (15/07) di Balai Desa Torbang Kecamatan Batuan. Acara yang dihadiri Bupati Sumenep beserta jajarannya, juga dihadiri Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, SH, M.Hum. Dalam kesempatan tersebut Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM mengatakan, kendati pemerintah dengan segala potensi dan kemampuan yang ada, akan melakukan yang terbaik untuk masyarakat, namun kalau tidak ada ketersambungan antara aparatur pemerintah dari tingkat atas sampai ketingkat bawah, mustahil keinginan membanguan kesejahteraan masyarakat itu akan terwujud. Oleh karenanya, untuk mewujudkan dan menjalankan kebijakan program pemerintah, dibutuhkan ketersambungan. Ketersambungan itu antara lain ketersambungan rasa, komitmen, visi dan misi. Bahkan Bupati mengaku, terciptanya ketersambungan itu, akan menyelesaikan pemasalahan yang muncul ditengah-tengah masyarakat. Bupati menuturkan, terkait dengan Kepala Desa yang berakhir masa tugasnya, pemerintah daerah selama tidak bertentangan dengan peraturan, akan memberikan penghargaan bagi Kepala Desa, termasuk keinginan Kepala Desa yang berakhir masa bhaktinya untuk ditunjuk menjadi Pjs. Kepala Desa sampai ditetapkannya Kepala Desa definitif. Sementara itu ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, SH, M.Hum menjelaskan, mengingat memberian subsidi langsung tunai (BLT) menuai masalah, kemungkinan pada akhir tahun ini akan dihentikan, dan anggaran dana untuk subsidi langsung tunai sebesar Rp. 3,6 trilyun itu agar dibagikan kepada Propinsi, agar langsung diberikan kepada masyarakat dalam bentuk padat karya ataupun PAM DKB. Selain dihadiri Sekretaris Daerah Propinsi, Bupati dan Wakil Bupati, acara tersebut juga dihadiri perwakilan Kepala Desa, Camat dan Tokoh Masyarakat. ( Yasik, Esha )