Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 23-02-2015
  • 426 Kali

Ketua DPRD Menangis Saat Temui Ibu-Ibu Demo Minta Tercatat Di DPM

News Room, Selasa ( 24/02 ) Puluhan masyarakat Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget, yang mayoritas ibu-ibu saat melakukan aksi demo di DPRD Sumenep, ternyata mampu membuat Ketua DPRD Sumenep, H. Herman Dali Kusuma, SH menangis hingga meneteskan air mata, karena menahan haru atas seruan ibu-ibu yang minta agar namanya bisa masuk sebagai Daftar Penerima Manfaat (DPM) raskin. 

Kejadian tersebut berlangsung ketika politisi PKB asal Kecamatan Talango ini menemui para pendemo di depan Gedung DPRD Sumenep, Selasa (24/02).

Dengan suara yang terbata-bata, H. Herman menangis sambil memeluk ibu-ibu miskin tersebut, sehingga nyaris suaranya tidak terdengar. Sesaat kemudian, Ketua DPRD Sumenep ini meminta perwakilan masyarakat yang melakukan demo untuk ditemui di ruang Komisi A DPRD Sumenep. Bahkan, sebelumnya H. Herman Dali Kusuma juga sempat mendoakan ibu-ibu yang mayoritas umurnya sudah tua dengan menggunakan bahasa Arab.

Kemudian secara spontan juga sempat mengganti biaya transpor kepada ibu-ibu untuk dibagikan rata sebesar Rp. 200.000,00.

Sementara Korlap Aksi demo, Syarkawi yang juga warga Desa Kalianget Timur mengaku kedatangannya ke Gedung Rakyat tersebut untuk mengadukan nasib para warga miskin yang selama ini tidak menerima Raskin, karena tidak terdata sebagai DPM.

“Anggota dewan juga harus bertanggung jawab dengan Raskin yang seringkali disalah gunakan oleh oknum tertentu,“tegasnya.

Disamping itu, Syarkawi juga meminta Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk menindak tegas para PNS yang dianggap tidak disiplin serta berbagai persoalan yang terjadi di Kabupaten Sumenep untuk di tindak lanjuti sebagaimana yang menjadi harapan masyarakat. 

Sebelumnya, para pendemo juga datang ke Kantor Bupati Sumenep, dengan menyampaikan aspirasinya. “Kami harapkan ini tidak hanya berhenti saat ini saja, namun harus ada perbaikan dan perhatian terhadap harapan masyarakat dibawah,”tambahnya. ( Ren, Esha )