Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-12-2025
  • 1322 Kali

KH Washil Hasyim dan KH Widadi Rahim Nakhodai PCNU Sumenep Lima Tahun ke depan

Media Center, Senin (08/12) Konferensi Cabang (Konfercab) NU Sumenep yang bertempat di Pondok Pesantren Annuqayah Latee, Guluk-Guluk, Sumenep, Ahad (07/12/2025), memilih dan sekaligus menetapkan dua pucuk pimpinan Syuriyah sekaligus Tanfizhiyah.

Nama yang pertama muncul adalah KH Ahmad Washil Hasyim yang secara resmi terpilih sebagai Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep masa khidmat 2025-2030.

Dalam pantauan Media Center Diskominfo, penetapan rais berdasarkan hasil musyawarah anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) yang disampaikan pada Sidang Pleno IV Konfercab NU Sumenep. Anggota AHWA berjumlah 5 orang kiai atau ulama sepuh NU di Sumenep.

Perlu diketahui, anggota AHWA diusulkan oleh 24 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) yang memiliki hak suara. Masing-masing MWCNU mengusulkan 5 nama kiai yang pernah atau sedang berkhidmah di Nahdlatul Ulama.

Kelima nama itu, KH Hafidzi Sarbini dengan 23 usulan, KH Abd A'la Basyir 20 usulan, KH Abdullah Kholil 16 usulan, KH Aminuddin Jazuli 8 usulan, dan KH Pandji Taufiq 7 usulan.

“Yang disepakati sebagai Rais PCNU Sumenep adalah KH Ahmad Washil Hasyim,” ujar KH Hafizi selaku juru bicara anggota AHWA menyampaikan hasil musyawarah


Sementara itu, KH Ahmad Washil Hasyim menyatakan siap dan bersedia menerima amanah tersebut. “Saya bersedia menjadi Rais PCNU Sumenep, tidak sedang menduduki jabatan partai politik,” tegas Pengasuh Pondok Pesantren Sumber Payung Ganding tersebut.

Sidang pleno berlanjut pada pemilihan ketua Tanfidziah yang diakhiri dengan terpilihnya KH MD Widadi Rahim sebagai Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep masa khidmat 2025-2030.

Keputusan pemilihannya KH Md Widadi Rahim ini ditetapkan pada Sidang Pleno IV yang dipimpin jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim. Pimpinan sidang yaitu M Faqih selaku Sekretaris PWNU Jatim, sementara sekretaris sidang KH Ahsanul Haq selau Katib PWNU Jatim.

“Dengan ini saya menyatakan bersedia menjadi Ketua PCNU Sumenep 2025-2030.,” kata Kiai Widadi disetujui oleh Kiai Washil Hasyim sebagai Rais PCNU Sumenep 2025-2030.

Dalam sidang penjaringan atau pemilihan calon ketua tanfidziyah PCNU Sumenep memperoleh 12 suara, sedangkan KH Abdul Wasid mendapat usulan 7 suara, sedangkan KH M Bahrul Widad mendapat 5 suara. Dengan ini, KH Md Widadi Rahim dianggap sah sebagai calon Ketua PCNU Sumenep.

Sementara KH Abdul Wasid dan KH M Bahrul Widad gagal karena tidak memenuhi syarat sebagaimana tatib Konfercab NU Sumenep yaitu minimal memiliki 8 suara dari MWCNU. Adapun total hak suara berjumlah 24 dukungan MWCNU se Sumenep.

”Kita tetapkan KH Md Widadi Rahim sebagai ketua Tanfidziyah PCNU Sumenep tahun 2025-2030,” demikian kata Kiai Faqih usai memimpin sidang.

Atas dasar itu, KH Md Widadi Rahim dinyatakan terpilih dan dianggap sah menakhodai PCNU Sumenep untuk lima tahun mendatang.

Kemudian pimpinan sidang melanjutkan dengan pembentukan tim formatur. Dengan hasil itu, gelaran Konfercab NU Sumenep tahun 2025 dinyatakan telah usai.

Adapun Tim Formatur yang disepakati antara lain:

Ketua: Rais Terpilih (KH Ahmad Washil Hasyim)

Sekretaris: Ketua Terpilih (KH Md Widadi Rahim)

Anggota: KH Abdul Wasid (Pengurus Lama)

Anggota: Ketua MWCNU Gapura (wilayah timur)

Anggota: Ketua MWCNU Ganding (wilayah barat)

Anggota: Ketua MWCNU Batuputih (wilayah utara)

Anggota: Ketua MWCNU Giliraja (wilayah selatan).

(Han)