Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 30-10-2019
  • 1060 Kali

Kolaborasikan Metode Inovasi Dengan K13, Siswa Makin Semangat Belajar

Media Center, Rabu ( 30/10 ) Metode pembelajaran kreatif dengan mengkolaborasikan hasil pelatihan program Inovasi Literasi dengan Kurikulum (K13), ternyata semakin memberikan semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran khususnya bagi siswa kelas awal.

Seperti halnya yang dilakukan salah seorang guru kelas 1, Wahyuni, di SDN Talango 1 Kecamatan Talango. Menerapkan kolaborasi inovasi dengan kurikulum yang ada, guru tidak harus banyak bicara. Namun, anaklah yang dengan senang hati melaksanakan tugasnya sambil belajar menulis, membaca dengan lancar dan memahami pelajaran yang diterimanya dengan baik.

"Apalagi, sebagian besar siswa kelas awal bukan dari Taman Kanak-kanak (TK), sehingga mereka harus diberikan suasana menyenangkan saat menerima pelajaran." ungkap Wahyuni, Rabu (30/10/2019).

Menurutnya, penerapan pembelajaran di kelas harus menyenangkan, sehingga anak bahagia saat menerima pelajaran. Mengawalinya bisa dengan bercerita menggunakan bigbook, selanjutnya anak menggambar dan menuliskan nama-nama atau silsilah keluarganya.

Hal tersebut tegas Wahyuni, anak dengan mudah dan lancar akan melaksanakan tugasnya. Seperti halnya saat ini dengan tema belajar mengenal keluarga temannya. Anak bisa berinteraksi dengan temannya menanyakan nama siapa saja anggota keluarga temannya, kemudian digambar dan ditulis namanya.

“Jadi, anak-anak bisa mendengar dan bisa bercerita pada temannya, tentunya kita bisa lihat hasilnya sangat luar biasa untuk usia kelas 1 sudah bisa menulis dengan baik,” tandasnya.

Selanjutnya, setiap hari bisa dilakukan inovasi dengan memberikan kebebasan pada siswa untuk menggambar benda apa saja yang disenanginya dan menulis namanya. Seperti halnya menggambar layang-layang bentuknya segi empat, balon berbentuk lingkaran dan sebagainya, yang juga ditulis keterangan nama benda tersebut.

Sementara Kepala SD Negeri Talango 1, Hasifa, S.Pd.SD, mengakui, program Inovasi yang dilaksanakan di sekolahnya semakin memberikan nuansa baik bagi guru maupun siswa. Bahkan, para guru khususnya untuk kelas awal dari kelas 1-3 terus melakukan pengembangan program literasi Inovasi yang sudah dikuasainya.

"Program inovasi sangat menyentuh bagi guru dan siswa, sehingga ke depan diharapkan sekolah lainnya bisa melaksanakan program yang sama agar perkembangan pendidikan khususnya di Sumenep semakin baik,” tambahnya. ( Ren, Fer )