Sumenep-Kominfo News Room : Pelaksanaan tender bebas nampaknya menimbulkan kekhawatiran bagi Komisi C DPRD Sumenep terhadap kualitas proyek tahun 2006 ini, yang diindikasikan banyak yang tidak sesuai bestek. Pasalnya, rekanan pemenang tender yang menawar pekerjaan proyek itu harganya jauh dibawah pagu. Ketua Komisi C DPRD Sumenep, Malik Effendi, SH menjelaskan, meskipun tender bebas tujuannya untuk menyelamatkan uang negara, namun disatu sisi dalam Keppres tidak dicantumkan batasan penawaran terendah, akibatnya dalam lelang proyek tersebut banyak rekanan yang menurunkan harga proyek diatas 20 prosen, padahal jika penawaran diatas 20 prosen itu, rekanan cenderung tidak dapat untung dan kualitas proyek akan jelek. Karena itu kata Malik Effendi, instansi terkiat berhati-hati menentukan pemenang penawaran yang paling rendah, dengan melakukan pengawasan yang sangat ekstra. Malik Effendi menyatakan, demi menjaga kualitas proyek, pihaknya telah meminta daftar nama rekanan pemenang tender bebas yang penawarannya diatas 20 prosen atau dibawah pagu, bahkan pihaknya meminta masyarakat untuk turut ambil bagian dalam mengawasi pelaksanaan proyek dari tahap awal hingga selesai. ( Yasik, Esha )