News Room, Jumat ( 14/10 ) Meskipun ada pengurangan nilai perolehan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) di Kabupaten Sumenep, namun diharapkan terus bisa dilaksanakan secara maksimal, sehingga untuk kegiatan tahun-tahun mendatang akan ada perhatian dari emerintah untuk kembali memprogramkan sebagaimana yang diperoleh sebelumnya. Hal tersebut diungkapkan salah seorang anggota Komisi D DPRD Sumenep, H. Abd. Rahman. Menurutnya, dari hasil kunjungan Komis D DPRD Sumenep kesejumlah Desa dan Kecamatan yang mendapat program PNPM-MP ternyata hasilnya sangat membanggakan. “Jadi, sangat disayangkan jika program tersebut terus menurun dan berkurang dari sebelumnya, padahal dalam realisasinya betul-betul dapat melibatkan masyarakat.”ujarnya. Bahkan diakui, pimpinan Komisi D sempat ke Jakarta untuk ikut memberikan masukan terhadap pemangku kebijakan agar program PNPM-MP tetap dialokasikan untuk daerah yang selama ini telah tersentuh program tersebut. Sebab, tegas Politisi asal Kepualuan Sepudi ini mengaku dari kenyataan yang ada di lapangan masyarakat sangat berperan aktif dalam pelaksanakan program yang memang melibatkan masyarakat setempat. Bahkan, mereka rela berpartisipasi dan berswadaya untuk meningkatkan pembangunan melebihi dari dana yang ada. “Kami lihat sendiri bahkan tingkat swadaya masyarakat ada yang mulai 10 hingga 30 persen. Sehingga itu betul-betul menyadarkan masyarakat akan pentingnya pembangunan bagi ke[pentingan bersama.”tambahnya. Sebelumnya, Komsi D DPRD Sumenep mealkukan kunjungan lapangan ke berbagai Kecamatan dan Desa penerima PNPM-MP seperti di Kecamatan Batu Putih, Batang-batang dan Dungkek. Karena itu, Abd. Rahman juga berjanji akan terus mengawal program tersebut agar betul-betul dapat ditingkatkan dalam pelaksanaannya, sehingga program tersebut akan terus berjalan ditahun-tahun mendatang. ( Ren, Esha )