Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 15-05-2008
  • 302 Kali

Komisi D DPRD Minta Data RTM Sesuai Mekanisme

News Room, Kamis ( 15/05 ) Seiring keinginan pemerintah untuk menggulirkan kembali bantuan langsung tunai (BLT), sebagai kompensasi rencana kenaikan BBM tahun ini, Komisi D DPRD Sumenep menyerukan pihak terkait dalam melakukan pendataan rumah tangga miskin benar-benar sesuai dengan mekanisme. Ketua Komisi D DPRD Sumenep, Drs. H. M. Kamalil Ersyad, M.Pd mengatakan, petugas pencacah lapangan di tingkat Desa dalam melakukan pendataan harus mengacu pada mekanisme petunjuk teknis, mengingat keberadaan data rumah tangga miskin (RTM) merupakan kunci keberhasilan program pemerintah tersebut. Pihaknya menilai selama ini data rumah tangga miskin sangat lemah, sebab petugas tahap proses pendataan hanya berdasarkan data Desa dan informasi masyarakat. Padahal, semestinya petugas harus mendatangi satu persatu RTM untuk membuktikan kebenaran data tersebut. ”Kalau dulu teknis pendatannya, petugas datang kerumah-rumah keluarga miskin untuk menanyakan apa pekerjaannya dan berapa pengahsilannya sebulan, tapi saat ini petugas hanya meminta data dari Desa dan keterangan masyarakat, tanpa meng-croskek ke bawah.” pungkasnya. H. Kamlilil Ersyad menyatakan, pihaknya optimis jika pola pendataan hanya berdasarkan data Desa dan informasi masyarakat, data rumah tangga miskin tidak akurat, sehingga program pemerintah untuk membantu kelurga miskin akan sia-sia. Secara terpisah Kasie Sosial BPS Sumenep, Sujono ketika dikonfirmasi enggan memberikan komentar, namun yang jelas BPS telah memberikan pembinaan dan pengarahan kepada petugas pencacah lapangan, agar pelaksanaan tugas berdasarkan petunjuk teknis. Dengan harapan hasil pendataannya valid dan akurat, sehingga penerima bantuan benar-benar masyarakat yang tergolong miskin. ( Yasik, Esha )