Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 16-03-2006
  • 474 Kali

KOMISI D DPRD SUMENEP LAKUKAN SIDAK KE DOLOG

Sumenep-Infokom News Room : Komisi D DPRD Sumenep melakukan oerasi mendadak (Sidak) ke gudang Depot Logistik (Dolog) Sumenep, Kamis (16/03). Kunjungan Komisi D tersebut untuk menindak lanjuti adanya keluhan masyarakat, bahwa penyaluran raskin itu tidak sampai kepada masyarakat penerima, bahkan beras raskin yang diterima Kepala Desa itu menyusut. Ditemui disela-sela kunjungannya itu, Ketua Komisi D DPRD Sumenep, KH. Imam Hasym, SH mengatakan, pihak Dolog sebenarnya sudah menyalurkan beras raskin itu kepada masing-masing Kepala Desa. Bahkan dugaan Dolog melakukan permainan dengan mengurangi jumlah beras raskin 2 hingga 5 kilogram juga tidak terbukti, sebab dari data pengambilan raskin dan penimbangan, Dolog telah menyalurkan beras raskin sesuai prosedur. Bahkan dari hasil pengecekan satu karung beras tidak ada pengurangan. KH. Imam Hasyim mengakui, pihaknya menengarai dengan berdasarkan data Dolog, munculnya persoalan raskin ditengah-tengah masyarakat akibat ulah oknum di tingkat bawah. Sementara itu Kepala Gudang Depot Logistik (Dolog) Sumenep, Netyo Nugroho mengemukakan, pihaknya dalam menyalurkan raskin ke masing-masing Kepala Desa sesuai peraturan, termasuk penimbangan raskin sebelum diserahkan kepada Kepala Desa. Hanya saja meski penyerahan rsakin harus ditimbang terlebih dahulu, namun ada sebagian Kepala Desa menerima raskin tidak mau ditimbag. Oleh karenanya menurut Netyo Nugroho, untuk mengantisipasi hal terburuk, pihaknya membuat surat pernyataan, bahwa Kepala Desa yang bersangkutan tidak mau menimbang raskinnya. Sementara pihak Dolog setiap bulannya menyalurkan beras raskin mencapai 772.680 kilogram, masing-masing penerima setiap bulannya mendapatkan jatah raskin sebanyak 15 kilogram. ( Yasik, Esha )