Bluto-Kominfo News Room : Pondok Pesantren yang berdiri dari, oleh dan untuk kepentingan masyarakat ini, sejatinya menunjukkan kemurnian perjuangan demi mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut serta mengikis kebodohan dan memberantas kejahilan menuju kesempurnaan hidup di dunia dan akhirat yang diridloi Allah SWT. Demikian ditegaskan Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM pada acara Wisuda Purna Siswa XI di Pondok Pesantren At-Taufiqiyah Desa Aengbaja Raja Kecamatan Bluto, Jum’at malam (07/07) yang dihadiri Muspika, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, para wali murid dan undangan lainnya. Dibagian lain Bupati mengharapkan agar konsistensi pesantren supaya tetap terpelihara dan dapat membentengi dari berbagai pengaruh derasnya arus informasi melalui teknologi. Bahkan menurut Bupati, sebagai wisudawan/wisudawati Pondok Pesantren, dituntut untuk lebih meningkatkan dan memperdalam keilmuan yang didasari keimanan dan ketaqwaan yang mantap serta memperbanyak amaliyah nyata di tengah-tengah masyarakat dengan dilandasi akhlaqul karimah sebagai bukti amal ibadah kepada Allah SWT. Sementara itu Pengasuh Pondok Pesantren At-Taufiqiyah, KH. Imam Hasyim Ali, SH mengharapkan kepada para orang tua siswa, agar ikut memelihara dan membimbing putera-puterinya untuk melanjutkan proses pendidikan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, demi mencapai masa depannya yang lebih baik. Selain mewisuda sebanyak 303 orang siswa dan siswi dari berbagai tingkatan pendidikan yang meliputi, Taman Kanak-kanak sebanyak 28 anak, Madrasah Ibtidaiyah sebanyak 29 anak, Madrasah Tsanawiyah sebanyak 125 anak, dan Madrasah Aliyah sebanyak 121 anak juga dilaksanakan ceramah agama yang disampaikan KH. Abdul Hamid Manan dari Kabupaten Pamekasan. ( JuP-33, Esha )