News Room, Kamis ( 17/04 ) Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sumekar selama ini dinilai cukup bagus dalam pengembangan pengelolaan usahanya, sehingga disamping mampu meningkatkan jumlah anggotanya, juga dapat meningkatkan penghasilannya. Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Sumenep, Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, M.Si saat menghadiri Rapat Anggota Tahuan (RAT) KPRI Sumekar di Gedung Ki Hajar Dewantara, Kamis (17/04). Menurutnya, koperasi dikatakan berkembang jika memiliki usaha dan menghasilkan bagi anggotanya. “Dan yang terpenting pula, para pengurus koperasi harus transparan dalam pengelolaannya, sehingga tidak ada unek-unek dari anggotanya,”ungkapnya. Bahkan, dalam kesempatan tersebut Bupati mengaku siap untuk bergabung di KPRI Sumekar, jika memang sudah ada ketentuan anggota KPRI Sumekar bisa dari pensiunan, bahkan dari unsur PHL. Diharapkan kedepan, partisipasi dari anggota KPRI ini bisa terus meningkat dan pengurus bisa mengembangkan usahanya dengan baik. Sementara Ketua KPRI Sumekar, Drs. Carto, MM, mengungkapkan melalui RAT tahun 2014 ini bagaimana pengurus KPRI Sumekar bisa mempertanggung jawabkan keuangan Koperasi dengan baik, dan selanjutnya dapat memaparkan rencana usaha kedepan. “Salah satu upaya yang akan dilakukan kedepan, misalnya dengan terus mengurangi kerjasama dengan perbankan, karena dampaknya koperasi juga harus membayar bunga,”ungkapnya. Jadi kedepan pelan-pelan KPRI Sumekar bisa lepas dari perbankan dan bisa meningkatkan usaha secara mandiri. Selain adanya peningkatan simpanan wajib bagi para anggotanya, pihaknya juga melaksanakan simpanan sukarela bagi para anggota yang ingin meningkatkan simpanannya di KPRI Sumekar. “Saat ini kami sudah memiliki aset lahan seluas 110 meter persegi yang direncanakan untuk membuka kantor dan tempat usaha yang representatif,”tambahnya. ( Ren, Esha )