Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 16-05-2006
  • 459 Kali

KPS PERTANYAKAN KEDATANGAN TIM KOMONEV

Sumenep-Kominfo News Room : Kedatangan petugas dari Mabes Polri, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Men-Pan) ke Polres Sumenep beberapa waktu lalu, yang bertujuan untuk memantau kasus korupsi yang dilaporkan ke Polres maupun yang ditangani Kejaksaan Negeri Sumenep, ternyata mengundang pertanyaan LSM Kelompok Peduli Sumenep. Sekretaris Kelompok Peduli Sumenep (KPS), Nurul Fajar menyatakan, seharusnya tim yang tergabung dalam Komunikasi Monitoring dan Evaluasi (Komonev) tersebut tidak perlu susah-susah turun langsung ke Polres Sumenep, apabila hanya untuk memonitor kasus korupsi yang sudah dilaporkan oleh organisasi masyarakat. Karena, seluruh laporan mengenai kasus korupsi tersebut bukan hanya dilayangkan ke tingkat Polres maupun Polda Jawa Timur, tapi sudah dikirim langsung ke Kejaksaan Agung dengan disertai bukti penerima laporan. Fajar menuturkan, tindakan yang dilakukan Tim Komonev itu, sebetulnya tidak efisien, mengingat berkas laporan kasus korupsi itu bisa langsung dimonitor dan di-evaluasi dari pusat, sehingga Mabes Polri dengan Kejagung langsung bisa melakukan rekomendasi kepada Polres Sumenep untuk segera menindak lanjuti terhadap kasus korupsi tersebut. Seperti yang diinformasikan sebelumnya, Kapolres Sumenep, AKBP Drs. Budiono Sandi, SH menuturkan, Tim Komonev tersebut berkunjung ke Polres Sumenep, tidak lain untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kasus-kasus korupsi, yang sudah dilaporkan para LSM maupun yang sudah ditangani Kejari Sumenep, dengan meminta agar kasus tersebut segera ditindaklanjuti. ( Nita, Esha )