News Room, Kamis (04/06) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, menyatakan optimis menang pada sidang dengan agenda pembuktian, terkait gugatan yang diajukan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), untuk perselisihan hasil pemilu legislatif (Pileg) 2009 di Sumenep. Anggota KPU Kabupaten Sumenep, Hidayat Andiyanto, mengatakan, dalam sidang yang memasuki agenda pembuktian itu, untuk gugatan PAN dari dalil-dalil yang dikemukakan dalam surat permohonan, ternyata PAN sama sekali tidak menunjukkan bukti-bukti, baik bukti surat maupun bukti saksi, sehingga sulit rasanya untuk dikabulkan hakim, dalil-dalilnya tidak dapat dibuktikan. “Sementara, kami sudah bisa membuktikan, kalau memang tidak ada perselisihan baik ditingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) maupun Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK),†terangnya. Didik, sapaan akrab Hidayat Andiyanto, menjelaskan, untuk gugatan yang diajukan Partai Hanura ke Mahkamah Konstitusi (MK), dalam sidang agenda pembuktian itu juga tidak jauh berbeda dengan PAN. Partai Hanura, memang tidak mengajukan saksi, tapi mengajukan bukti surat. “Tapi, bukti surat yang diberikan Partai Hanura, tidak ada sangkut pautnya dengan perselisihan hasil pileg 2009 di Sumenep, hanya menyangkut proses. Jadi, dari dua gugatan yang diajukan PAN dan Partai Hanura ini, KPU optimis bisa menang tanpa harus mendahului yang Maha Kuasa,†ujarnya. Didik menerangkan, saat ini pihaknya hanya tinggal menghadapi sidang pembuktian, terkait gugatan yang diajukan Partai Demokrat (PD) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). “Pembuktian untuk sidang bagi dua partai politik tersebut, berupa kroscek bukti surat, yang masih belum dilakukan. Sesuai jadwal, untuk PD sidang pembuktian akan dilakukan pada hari Sabtu (6/6). Kemudian, PPP akan digelar pada hari selasa (9/6) nanti,†katanya menambahkan. Sebelumnya, empat permohonan perselisihan hasil Pileg 2009 di Sumenep yang diterima MK, masing-masing diajukan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat (PD), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Amanat Nasional (PAN). ( Nita,Gun )